Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Perbedaan Oli Gardan dan Oli Transmisi, Jangan Keliru!
ilustrasi mengisi oli mobil (unsplash.com/Tim Mossholder)

  • Oli gardan dan oli transmisi sama-sama berfungsi melumasi komponen kendaraan, tapi cara kerjanya berbeda.

  • Oli transmisi fokus pada kelancaran perpindahan gigi, sedangkan oli gardan menjaga stabilitas roda dan diferensial.

  • Kekentalan dan spesifikasi oli gardan dan transmisi juga berbeda; oli gardan lebih kental dengan viskositas SAE 90–140 untuk menahan tekanan berat,

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua macam oli di mobil, namanya oli gardan dan oli transmisi. Keduanya bantu supaya mesin nggak rusak. Oli transmisi bikin bagian dalam mesin licin biar nggak gesek keras. Oli gardan bantu roda jalan stabil waktu mobil belok. Oli gardan lebih kental dan dipakai lebih banyak. Dua-duanya harus diganti rutin biar mobil tetap bagus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Oli merupakan cairan yang berfungsi sebagai pelumas kendaraan. Pelumasan ini dapat menjaga mesin tetap optimal dan mencegah kerusakan karena gesekan atau overheat. Pada kendaraan sendiri terdapat dua jenis oli, yaitu gardan dan transmisi.

Apa kamu tahu perbedaan oli gardan dan oli transmisi? Salah satu perbedaan utamanya adalah soal takaran penggunaannya dan konsistensinya. Yuk, simak ulasannya di sini!

1. Perbedaan cara kerja

Oli gardan dan transmisi memang memiliki fungsi serupa, yaitu melindungi komponen mesin. Menariknya, kedua oli tersebut bekerja dengan cara berbeda, lho.

Oli transmisi bekerja dengan cara melumasi tiap komponen untuk mencegah gesekan kasar dan membuat kinerjanya makin halus. Sedikit berbeda, oli gardan bekerja dengan cara menjaga stabilitas mobil saat berjalan. Lebih tepatnya, oli ini bisa mengatur kecepatan roda ketika berbelok atau menyalurkan putaran dari porosnya.

Daripada mencegah gesekan antar komponen, oli gardan dirancang untuk membuat stabilitas mobil dan kinerja komponen semakin optimal. Oli gardan juga secara khusus melumasi gigi diferensial. Sementara itu, oli transmisi akan melumasi komponen internal transmisi, baik manual atau otomatis.

2. Perbedaan takaran

ilustrasi oli mobil (unsplash.com/Robert Laursoo)

Selain cara kerja, takaran dari oli gardan dan transmisi juga berbeda. Perbedaan tersebut dipicu karena keduanya dirancang untuk melumasi komponen yang berbeda. Oli transmisi biasanya membutuhkan takaran sekitar 1 hingga 1,2 liter. Sedikit lebih banyak, takaran oli gardan yang optimal bisa mencapai 2 liter. Namun, perlu ditekankan kalau tiap mobil memiliki takaran ideal yang berbeda, ya.

3. Perbedaan spesifikasi

Perbedaan cara kerja, takaran, hingga pelumasan juga membuat spesifikasi keduanya berbeda. Perbedaan spesifikasi keduanya mencakup beberapa hal, salah satunya tingkat viskositas. Secara umum mobil dengan penggerak belakang (FR) menggunakan oli transmisi dengan viskositas SAE 40 atau 90.

Sedikit lebih tinggi, oli gardan umumnya memiliki viskositas SAE 90 hingga 140 dengan API GL-5. Mengingat perbedaan viskositas tersebut, oli gardan cenderung lebih kental dari oli transmisi. Kekentalan tinggi tersebut sangat penting karena oli gardan digunakan untuk menahan tekanan yang lebih berat.

4. Perbedaan durasi penggantian

ilustrasi mengisi oli mobil (unsplash.com/Emad El Byed)

Semua jenis oli wajib diganti secara rutin agar mesin tetap awet dan performa mobil terjaga. Sebenarnya interval penggantian oli gardan dan transmisi tidak memiliki perbedaan signifikan. Untuk gambarnanya, oli gardan (gear oil) umumnya diganti lebih cepat, tiap 8.000—12.000 km (motor matil) atau 40.000 km (mobil). Sementara itu, oli transmisi memiliki durasi lebih lama, sekitar 40.000—80.000 km.

Semua perbedaan oli gardan dan oli transmisi tersebut membuatmu makin paham dengan seluk-peluk mobil, kan? Semoga uraian ini bisa memberikanmu gambaran mengenai pelumasan kendaraan.

FAQ seputar perbedaan oli gardan dan oli transmisi

Apa saja perbedaan oli gardan dan oli transmisi?

Perbedaan oli gardan dan oli transmisi mencakup banyak hal, seperti cara kerja, takaran, spesifikasi, hingga interval penggantian.

Berapa harga oli gardan dan oli transmisi?

Harga oli gardan berkisar antara Rp60,000-Rp290,000. Sementara itu, oli transmisi bisa dibeli di harga sekitar Rp80,000-Rp300,000.

Apa yang terjadi jika oli gardan dan transmisi tidak diganti dengan rutin?

Jika tidak diganti oli dengan rutin, maka performa mobil menurun, bisa terjadi overheat, mesin cepat aus, dan kendaraan akan rusak.

Editorial Team