Raksasa baterai asal Tiongkok, CATL, baru saja merilis laporan keuangan tahunan 2025 yang mencatatkan sejarah baru dalam industri energi hijau. Perusahaan manufaktur baterai terbesar di dunia ini berhasil membukukan laba bersih sebesar 72,2 miliar yuan atau setara 10,46 miliar dolar AS, menandai pertumbuhan pesat di tengah ketatnya persaingan global.
Keberhasilan ini didorong oleh peningkatan pengiriman baterai lithium yang mencapai total 661 GWh sepanjang tahun tersebut. Dominasi CATL di pasar domestik maupun mancanegara semakin kokoh, membuktikan bahwa permintaan terhadap komponen utama kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi masih terus berada pada jalur tren positif.
