Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_9278.jpeg
Deretan ban Sailun (Sailun)

Jakarta, IDN Times - Indonesia kembali menjadi tujuan investasi industri otomotif global. Kali ini, Sailun Group resmi mengoperasikan fasilitas manufaktur terbarunya di Demak, Jawa Tengah, sebagai bagian dari strategi ekspansi di kawasan Asia Tenggara.

Peresmian pabrik ini menandai babak baru kehadiran Sailun di Indonesia. Tak sekadar membangun kapasitas produksi, Sailun juga menempatkan Indonesia sebagai pusat distribusi dan layanan ban untuk pasar domestik hingga ekspor Asia Pasifik.

1. Tonggak ekspansi global sailun di Asia Tenggara

Peresmian pabrik ban Sailun di Demak (Sailun)

Peresmian fasilitas manufaktur di Demak menjadi langkah strategis Sailun Group dalam memperkuat jejaring globalnya. Didirikan pada 2002, Sailun kini menempati peringkat ke-10 produsen ban terbesar dunia berdasarkan Tire Press 2024 dan berada di posisi ke-11 merek ban paling bernilai global menurut Brand Finance 2023.

Dengan kehadiran di lebih dari 180 negara, sembilan pabrik manufaktur, serta empat pusat riset dan pengembangan di berbagai benua, Sailun menegaskan komitmennya pada inovasi, kualitas, dan keberlanjutan.

Lonjakan penjualan dari USD 296 juta pada 2008 menjadi USD 3 miliar pada 2022 mencerminkan laju pertumbuhan yang konsisten, sekaligus memperkuat alasan Indonesia dipilih sebagai basis manufaktur baru di kawasan.

2. Investasi USD 251 juta dan target produksi jutaan ban

Ban RoadX dari Sailun (Sailun)

Melalui PT Sailun Manufacturing Indonesia, Sailun membangun pabrik di Kawasan Industri JIPS, Demak, dengan nilai investasi mencapai USD 251,44 juta. Fasilitas ini akan memproduksi ban radial untuk kendaraan penumpang (PCR), bus dan truk (TBR), hingga alat berat (OTR).

Pada fase awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 3,6 juta ban PCR per tahun, 600 ribu ban TBR, serta 37.000 ton ban OTR. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik ini juga dirancang sebagai basis ekspor untuk kawasan Asia Pasifik, menjadikan Indonesia bagian penting dalam rantai pasok global Sailun.

3. Bangun ekosistem produksi, distribusi, dan layanan terintegrasi

Sailun bangun pabrik di Demak (Sailun)

Tak hanya fokus pada produksi, Sailun juga membangun ekosistem distribusi dan layanan purna jual nasional melalui PT Sailun Tire Indonesia dan mitra lokal. Sistem distribusi ini dirancang untuk memastikan ketersediaan produk, kecepatan pengiriman, serta layanan yang kompetitif di seluruh Indonesia.

“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap, mulai dari PCR, TBR, OTR, hingga TUBE dan FLAP, yang berakar pada semangat Made in Indonesia,” ujar Eko Supriyatin, Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia, belum lama ini.

Momentum peresmian ini juga dirayakan melalui agenda “Smart Manufacturing · Shared Success – Sailun Group Partners Conference”, yang menandai dimulainya operasional resmi manufaktur Sailun di Indonesia sekaligus membuka babak baru pertumbuhan perusahaan di Asia Tenggara.

Editorial Team