Perbedaan harga antara mobil bermesin diesel dan mobil bermesin bensin sering kali menjadi bahan pertimbangan utama bagi calon pembeli kendaraan. Meski secara fisik terlihat serupa, label harga pada varian diesel biasanya terpaut jauh lebih tinggi, terkadang mencapai puluhan juta rupiah lebih mahal dibandingkan saudara kembarnya yang mengonsumsi bensin.
Kesenjangan harga ini bukanlah tanpa alasan, melainkan hasil dari perbedaan fundamental dalam konstruksi mesin, material yang digunakan, serta kompleksitas sistem pendukungnya. Mesin diesel dirancang untuk bekerja dalam kondisi tekanan yang jauh lebih ekstrem, sehingga memerlukan standar rekayasa teknik yang lebih tinggi dan komponen yang jauh lebih kuat untuk memastikan keandalan jangka panjang.
