Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Suzuki Fronx (globalsuzuki.com)
Suzuki Fronx (globalsuzuki.com)

Intinya sih...

  • Suzuki Fronx Hybrid menggunakan sistem mild hybrid SHVS dengan akselerasi efisien dan familiar, sementara Chery Tiggo Cross CSH menggunakan sistem full hybrid untuk torsi instan dan akselerasi lebih cepat.

  • Suzuki Fronx memiliki fitur unggulan seperti HUD, wireless charging, dan head unit 9 inci, sementara Chery Tiggo Cross CSH menawarkan interior futuristik dengan material kulit berkualitas tinggi.

  • Chery Tiggo Cross CSH memiliki paket ADAS yang lengkap dengan 17 fitur keamanan aktif dan 7 airbag, sedangkan Suzuki Fronx Hybrid menawarkan fitur keselamatan standar dengan jaringan purnajual yang luas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pasar otomotif Indonesia semakin kompetitif dengan kehadiran SUV ringkas yang mengusung teknologi ramah lingkungan. Dua nama yang mencuri perhatian adalah Suzuki Fronx Hybrid dan Chery Tiggo Cross CSH yang menawarkan efisiensi bahan bakar serta desain modern untuk mobilitas perkotaan.

Pilihan antara teknologi Jepang yang dikenal handal dan fitur melimpah dari pabrikan Tiongkok menjadi pertimbangan utama bagi calon pembeli. Setiap model memiliki karakter unik, mulai dari sistem hybrid yang digunakan hingga kelengkapan fitur keselamatan yang disematkan untuk mendukung kenyamanan berkendara.

1. Performa mesin dan sistem hybrid yang berbeda

Spesifikasi mesin Suzuki Fronx (IDN Times/Fadhliansyah)

Suzuki Fronx Hybrid mengandalkan sistem mild hybrid yang disebut SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki). Teknologi ini memanfaatkan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai litium-ion untuk membantu akselerasi serta efisiensi mesin K15C 1.500 cc. Sistem ini bekerja secara halus tanpa memerlukan pengisian daya eksternal, memberikan sensasi berkendara yang efisien namun tetap familiar bagi pengguna mesin konvensional.

Di sisi lain, Chery Tiggo Cross CSH hadir dengan pendekatan yang lebih progresif melalui sistem full hybrid. Mobil ini menggunakan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang mampu memadukan kinerja mesin bensin dan motor listrik secara lebih intensif. Hasilnya, Tiggo Cross CSH mampu memberikan torsi instan yang lebih besar dan akselerasi 0-100 km/jam yang lebih cepat dibandingkan rivalnya, menjadikannya pilihan menarik bagi yang menginginkan performa lebih bertenaga.

2. Adu fitur kabin dan kenyamanan interior

Suzuki Fronx (suzuki.co.id)

Memasuki kabin Suzuki Fronx, nuansa ergonomis dan fungsional terasa sangat kuat dengan balutan warna hitam dan bordeaux. Fitur unggulannya meliputi Head-up Display (HUD), wireless charging, serta head unit 9 inci yang mendukung konektivitas smartphone tanpa kabel. Meskipun desainnya cenderung konservatif dan berbagi basis dengan Baleno, kualitas perakitan Suzuki tetap memberikan kepercayaan akan daya tahan jangka panjang.

Chery Tiggo Cross CSH menjawab tantangan tersebut dengan interior yang jauh lebih futuristik dan mewah. Penggunaan material kulit berkualitas tinggi, pengaturan AC digital yang elegan, serta layar instrumen ganda yang lebar memberikan kesan mobil kelas atas. Keunggulan utama Chery terletak pada keberanian menghadirkan material soft touch di berbagai sudut kabin, menciptakan atmosfer yang lebih premium dibandingkan interior Fronx yang didominasi plastik keras.

3. Keamanan canggih dan pertimbangan nilai harga

Sasis Chery Tiggo 8 CSH (chery.co.id)

Dalam hal keselamatan, Chery Tiggo Cross CSH melangkah lebih jauh dengan menyematkan paket ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang sangat lengkap, mencakup 17 fitur keamanan aktif dan 7 airbag. Fitur seperti Adaptive Cruise Control dan Lane Keeping Assist menjadi standar yang sulit dikalahkan di kelas harganya. Hal ini memposisikan Tiggo Cross sebagai SUV dengan nilai fitur per rupiah yang sangat tinggi bagi konsumen yang mengutamakan teknologi terbaru.

Suzuki Fronx Hybrid tetap kompetitif dengan fitur keselamatan standar yang solid, seperti 6 airbag, Electronic Stability Programme (ESP), dan kamera 360 derajat. Meski fitur otonomnya tidak sebanyak Chery, Suzuki memiliki keunggulan pada jaringan purnajual yang luas dan nilai jual kembali yang cenderung lebih stabil. Harga yang ditawarkan keduanya berada di rentang Rp270 juta hingga Rp320 jutaan, menjadikan persaingan ini sangat ketat bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara teknologi, kenyamanan, dan biaya kepemilikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team