Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ternyata Ini Alasan Vinfast Masuk Pasar Indonesia Lewat Taksi Online
Taksi online Vinfast (greensm.com)
  • VinFast memperkenalkan mobil listriknya di Indonesia lewat armada taksi online VF e34 berwarna hijau agar masyarakat bisa langsung merasakan pengalaman berkendara kendaraan listrik.
  • Perusahaan asal Vietnam ini melihat peluang besar pasar mobil listrik Indonesia yang terus tumbuh, ditandai peningkatan penggunaan dari 12 persen menjadi 15 persen pada awal 2026.
  • VinFast fokus membangun infrastruktur pengisian daya dan pabrik di Subang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik serta memastikan layanan purnajual dan jaringan diler tersebar luas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TimesVinFast menempuh strategi unik untuk mencuri perhatian di pasar kendaraan listrik tanah air. Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih memperkenalkan mereknya melalui armada taksi daring. Mengandalkan model VinFast VF e34 yang dibalut kelir hijau ikonik, VinFast ingin "menjemput" konsumen langsung di jalanan.

"Taksi hijau tersebut sudah beroperasi di Jakarta, Surabaya, Makassar, hingga Denpasar. Kami akan terus berekspansi ke wilayah-wilayah lainnya," ujar CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, saat berkunjung ke kantor IDN Media, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Menurut Kariyanto, strategi ini memungkinkan masyarakat tidak hanya sekadar melihat unit di ruang pamer (showroom), tetapi juga merasakan langsung kenyamanan dan performa mobil listrik VinFast dalam mobilitas harian mereka. "Pengalaman berkendara langsung di jalanan kota besar menjadi cara kami mengedukasi publik," tambahnya.

1. Optimisme di tengah percepatan transisi

CEO VinFast Indonesia adalah Kariyanto Hardjosoemarto saat berkunjung ke IDN Times (IDN Times/Alya Dwi Achyarini)

Kariyanto menilai transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik di Indonesia bergerak jauh lebih cepat dari prediksi semula. Data industri menunjukkan tren yang sangat positif; jika tahun lalu tingkat adopsi mobil listrik berada di angka 12 persen dari total volume industri, angka tersebut telah melonjak ke level 15 persen per Februari 2026.

"Jadi kami confident bahwa we are in the right industry dan industri yang terus berkembang," kata Kariyanto.  

Konsistensi VinGroup dalam menggarap pasar Indonesia juga dibuktikan lewat pembangunan pabrik di Subang, Jawa Barat. Fasilitas manufaktur yang mulai dibangun sejak Desember tahun lalu tersebut kini telah resmi beroperasi dan menjadi tulang punggung produksi lokal.

"Dan kita akan ekspansi beberapa market. Tapi di Indonesia tetap menjadi prioritas utama. Itu bisa dilihat juga dari sisi komitmen yang sudah dijalankan," kata Kariyanto.

2. Pembangunan infrastruktur jadi kunci utama kesuksesan

CEO VinFast Indonesia adalah Kariyanto Hardjosoemarto saat berkunjung ke IDN Times (IDN Times/Alya Dwi Achyarini)

Selain fokus pada produk dan pabrik, VinFast juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur, terutama jaringan pengisian daya (charging station). Kariyanto meyakini bahwa kunci sukses penetrasi mobil listrik bukan hanya terletak pada kecanggihan unitnya, melainkan pada kemudahan akses ekosistem pendukungnya.

"Banyak masyarakat yang sebenarnya ingin beralih ke mobil listrik, namun masih ragu karena keterbatasan infrastruktur. Inilah yang ingin kami selesaikan," kata Kariyanto.

Oleh karena itu, Kariyanto melanjutkan, fokus terbesar VinFast saat ini adalah melakukan ekspansi besar-besaran pada jaringan infrastruktur listrik. Sebab, hanya dengan membangun infrastruktur kendaraan listrik kekhawatiran masyarakat akan jarak tempuh dan kemudahan pengisian daya dapat teratasi dengan sendirinya.

3. Edukasi publik melalui pengalaman nyata di sektor transportasi umum

CEO VinFast Indonesia adalah Kariyanto Hardjosoemarto saat berkunjung ke IDN Times (IDN Times/Alya Dwi Achyarini)

Memasuki pasar Indonesia melalui sektor transportasi umum seperti taksi merupakan langkah cerdas untuk melakukan edukasi publik secara masif. Penumpang dapat merasakan kenyamanan kabin, senyapnya mesin listrik, serta keunggulan teknologi VinFast tanpa harus memiliki kendaraan tersebut secara pribadi di tahap awal. Pengalaman langsung ini diharapkan mampu mengikis keraguan calon pembeli mengenai daya tahan dan performa mobil listrik di medan jalanan Indonesia yang beragam.

Selain ekspansi infrastruktur, pertumbuhan jaringan diler juga terus digenjot untuk memastikan layanan purnajual tersedia secara merata dan jaringan pengisian daya yang luas, VinFast bisa membangun citra sebagai merek yang solutif dan visioner. Pembangunan pabrik di Subang juga menunjukkan komitmen jangka panjang VInfast di Indonesia.

Editorial Team