Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tiga Raksasa Produsen Mobil China Masuk 10 Besar Dunia
BYD Sealion 7 (byd.com)
  • Tiga produsen mobil Tiongkok—BYD, SAIC, dan Geely—resmi masuk 10 besar dunia tahun 2025, menandai pergeseran dominasi industri otomotif global dari Barat ke Timur.
  • BYD mencatat penjualan 4,602 juta kendaraan dan melampaui Tesla dalam volume mobil listrik global, didukung portofolio merek luas serta lonjakan permintaan kendaraan energi baru.
  • Dukungan pemerintah lewat program tukar tambah senilai 2,6 triliun yuan dan ekspansi ekspor lebih dari 7 juta unit memperkuat posisi Tiongkok sebagai pusat inovasi otomotif dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Industri otomotif global resmi mencatatkan sejarah baru pada penutupan tahun 2025. Berdasarkan laporan finansial terbaru, seperti dikutip dari carnewschina.com tiga produsen otomotif asal Tiongkok berhasil menembus jajaran sepuluh besar pabrikan mobil dengan penjualan tertinggi di dunia, menggeser dominasi pemain lama yang selama ini berkuasa.

Keberhasilan BYD, SAIC, dan Geely Holdings ini mencerminkan pergeseran peta kekuatan otomotif dari Barat ke Timur. Pertumbuhan masif kendaraan energi baru (NEV) menjadi kunci utama yang membawa merek-merek Tiongkok ini melampaui raksasa otomotif tradisional seperti Nissan yang harus rela terlempar dari daftar elite tersebut.

1. Dominasi BYD dan kebangkitan kendaraan listrik

BYD Seal (byd.com)

BYD menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan merangkak naik ke posisi keenam global. Dengan total penjualan mencapai 4,602 juta kendaraan, BYD mencatatkan tonggak sejarah penting di mana penjualan mobil listrik murni (pure EV) mereka menyentuh angka 2,256 juta unit. Angka ini menandai pertumbuhan sebesar 27,86% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pencapaian ini sangat fenomenal karena untuk pertama kalinya, BYD berhasil melampaui Tesla dalam volume penjualan mobil listrik secara global. Keberhasilan ini didorong oleh portofolio merek yang luas, mulai dari Denza hingga merek mewah Yangwang, yang mampu menjawab berbagai segmen pasar, baik di domestik maupun internasional.

2. Dukungan pemerintah dan rekor pasar domestik

penggerak BYD Sealion 7 (byd.com)

Kesuksesan pabrikan Tiongkok tidak lepas dari intervensi strategis pemerintah melalui program trade-in atau tukar tambah yang masif. Program ini menghasilkan transaksi senilai 2,6 triliun yuan dan melibatkan sekitar 360 juta konsumen. Dari 11,5 juta unit kendaraan yang ditukar tambah, hampir 60% di antaranya adalah kendaraan energi baru (NEV).

Menurut data China Passenger Car Association, pangsa pasar otomotif Tiongkok di tingkat global kini mencapai 35,6%. Secara keseluruhan, Tiongkok memproduksi 34,5 juta unit dan menjual 34,4 juta unit kendaraan pada tahun 2025. Angka ini memecahkan rekor sejarah sekaligus mempertahankan posisi Tiongkok sebagai pasar otomotif terbesar di dunia selama 17 tahun berturut-turut.

3. Ekspansi global dan pengakuan inovasi teknologi

potret dimensi Geely EX5 (global.geely.com)

Selain BYD, SAIC dan Geely juga menunjukkan performa gemilang dengan melampaui Ford dan Honda. Geely mencatatkan pertumbuhan selama lima tahun berturut-turut dengan total penjualan di atas 4 juta unit untuk pertama kalinya. Di pasar luar negeri, Tiongkok kini resmi menjadi eksportir mobil terbesar di dunia dengan total ekspor melampaui 7 juta kendaraan, di mana ekspor NEV melonjak dua kali lipat menjadi 2,6 juta unit.

Inovasi Tiongkok bahkan mendapat pengakuan dari Oliver Blume, CEO Global Volkswagen Group. Ia menyatakan bahwa Tiongkok bukan lagi sekadar pasar penjualan, melainkan pusat inovasi teknologi global. Dalam bidang mobilitas listrik, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi baterai, Tiongkok kini dianggap sebagai penentu standar industri otomotif masa depan yang wajib diikuti oleh produsen Eropa dan Amerika.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team