Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tips Menyiapkan Mobil yang Jarang Dipakai untuk Mudik
ilustrasi mudik (unsplash.com/Alex Jumper)
  • Menjelang mudik Lebaran, mobil yang jarang digunakan perlu diperiksa agar tetap aman dan nyaman untuk perjalanan jauh.
  • Pemeriksaan penting meliputi kondisi aki, sistem kelistrikan, tekanan serta tapak ban guna menjaga performa kendaraan.
  • Pastikan juga seluruh cairan seperti oli, air radiator, dan minyak rem berada pada level cukup sebelum digunakan kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Selama bulan Ramadan, sebagian orang cenderung lebih jarang menggunakan mobil untuk aktivitas harian. Mobil bisa saja lebih sering terparkir di rumah karena pola kegiatan yang berubah, termasuk bekerja dari rumah atau lebih memilih kendaraan lain.

Namun ketika mendekati Lebaran, mobil tersebut biasanya langsung dipakai untuk perjalanan jauh saat mudik.

Kondisi kendaraan yang lama tidak digunakan tentu perlu diperiksa terlebih dahulu agar tetap aman dan nyaman ketika menempuh perjalanan jarak jauh.

1. Periksa kondisi aki dan sistem kelistrikan

ilustrasi aki mobil (pexels.com/Sergey Meshkov)

Mobil yang jarang digunakan dalam waktu lama berpotensi mengalami penurunan daya pada aki. Hal ini terjadi karena aki tetap menyuplai listrik untuk beberapa sistem kendaraan meskipun mobil tidak digunakan.

Jika daya aki melemah, mobil bisa sulit dinyalakan saat akan digunakan untuk mudik. Oleh karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya memeriksa tegangan aki serta memastikan terminal aki dalam kondisi bersih dan tidak berkarat.

Pemeriksaan sistem kelistrikan lain seperti lampu utama, lampu rem, hingga lampu sein juga penting dilakukan. Komponen tersebut berperan penting dalam menjaga visibilitas dan keselamatan selama perjalanan jauh.

2. Cek tekanan ban dan kondisi tapak

ilustrasi ganti ban mobil (pexels.com/bartekszenewky)

Ban mobil juga perlu mendapat perhatian khusus jika kendaraan lama tidak digunakan. Tekanan angin ban dapat berkurang secara alami ketika mobil terparkir dalam waktu lama.

Selain tekanan angin, pemilik kendaraan juga perlu memeriksa kondisi tapak ban serta memastikan tidak ada retakan atau benjolan pada dinding ban. Ban yang tidak dalam kondisi optimal dapat meningkatkan risiko masalah selama perjalanan jauh.

Jika tekanan angin ban sudah berkurang, sebaiknya segera diisi sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Dengan tekanan yang tepat, ban dapat bekerja lebih optimal sekaligus membantu menjaga stabilitas kendaraan saat berkendara.

3. Pastikan cairan kendaraan dalam kondisi cukup

illustrasi mengganti oli mobil (freepik.com/jcomp)

Selain aki dan ban, cairan kendaraan juga perlu diperiksa sebelum mobil digunakan kembali untuk perjalanan jauh. Beberapa cairan penting yang perlu diperhatikan antara lain oli mesin, air radiator, minyak rem, dan cairan washer.

Mobil yang lama terparkir bisa mengalami penurunan kualitas cairan atau bahkan penguapan pada beberapa sistem tertentu. Oleh karena itu, pemilik kendaraan disarankan memastikan seluruh cairan berada pada level yang cukup dan masih layak digunakan.

Langkah pemeriksaan sederhana ini dapat membantu memastikan kendaraan tetap dalam kondisi prima sebelum digunakan untuk mudik. Dengan persiapan yang baik, perjalanan menuju kampung halaman saat Lebaran pun bisa berlangsung lebih aman dan nyaman.

Editorial Team