Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Uji Esktrem Baterai BYD Blade 2.0 Digergaji dan Dipalu: Tak Terbakar!
penggerak BYD Sealion 7 (byd.com)
  • Baterai BYD Blade 2.0 berhasil melewati uji ekstrem selama delapan jam dengan gergaji dan palu tanpa menimbulkan api atau asap, menunjukkan ketahanan fisik luar biasa.
  • Pengujian brutal tersebut menuai kritik dari pengamat otomotif karena dianggap mengabaikan prosedur keselamatan kerja dan minim perlengkapan pelindung serta alat pemadam kebakaran.
  • Teknologi baterai ini telah diterapkan pada SUV listrik Fang Cheng Bao Ti3 yang mampu isi daya cepat lima menit dan mencatat lonjakan penjualan hingga 70,8 persen di pasar domestik China.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang di China memukul dan menggergaji baterai mobil baru dari BYD selama berjam-jam, tapi baterainya tidak terbakar sama sekali. Banyak orang menonton dan kagum karena baterainya kuat. Tapi ada juga yang marah karena orang yang mengetesnya tidak pakai alat pelindung. Sekarang baterai itu dipakai di mobil listrik baru yang bisa isi daya sangat cepat dan laku banyak di China.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Uji ekstrem terhadap baterai BYD Blade 2.0 menunjukkan kemajuan nyata dalam keamanan dan ketahanan teknologi kendaraan listrik. Meskipun dibongkar dengan cara brutal selama berjam-jam, baterai ini tetap stabil tanpa menimbulkan asap atau api, memperlihatkan kualitas desain dan materialnya yang unggul. Keberhasilan tersebut turut mendukung performa penjualan SUV listrik Fang Cheng Bao Ti3 yang meningkat pesat di pasar domestik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Inovasi teknologi baterai kendaraan listrik kembali mencapai standar keamanan baru yang mencengangkan di pasar otomotif global. Generasi kedua dari komponen daya milik pabrikan raksasa China, BYD Blade Battery 2.0, baru saja lolos dari serangkaian uji coba pembongkaran yang sangat ekstrem dan brutal.

Aksi pengujian yang disiarkan secara langsung melalui tayangan livestream tersebut berhasil menyita perhatian luas dari jutaan masyarakat di China. Langkah pembongkaran paksa ini sengaja dilakukan untuk menguji kekuatan fisik sejati dari baterai yang diklaim memiliki tingkat keamanan tertinggi di kelasnya.

1. Proses pembongkaran paksa selama delapan jam menggunakan alat berat

BYD Sealion 7 (byd.com)

Berdasarkan data laporan resmi yang dihimpun dari situs berita carnewschina.com, proses pembedahan baterai generasi terbaru buatan BYD ini berlangsung sangat menegangkan karena memakan waktu antara enam hingga delapan jam. Tim peninjau otomotif lokal menggunakan berbagai peralatan berat bertenaga listrik yang sangat agresif untuk menghancurkan cangkang pelindungnya. Alat-alat yang digunakan meliputi mesin gerinda sudut, batang pengungkit besi, gergaji listrik, hingga hantaman palu besar secara bertubi-tubi.

Meskipun menerima hantaman keras dan pemotongan paksa pada beberapa bagian vitalnya, para penonton siaran langsung melaporkan bahwa tidak ada asap ataupun percikan api yang muncul sama sekali dari unit sel baterai tersebut. Pengguna media sosial di China pun ramai menjuluki proses pengujian ini sebagai aksi pembongkaran yang sangat brutal karena metode ekstrem yang diterapkan oleh tim blogger otomotif tersebut. Komentar di sepanjang siaran langsung sebagian besar berfokus memuji tingkat kekakuan struktural, metode penyegelan yang rapat, serta material termal canggih yang melindungi komponen internal baterai.

2. Kritik tajam mengenai prosedur keselamatan kerja dari pengamat otomotif

interior BYD Sealion 7 (byd.com)

Di balik kesuksesan performa ketahanan fisik baterai BYD Blade 2.0 yang sangat kokoh, jalannya siaran langsung tersebut ternyata tidak lepas dari kontroversi dan kritik pedas. Sejumlah komentaris serta pengamat otomotif terkemuka di China mempertanyakan aspek profesionalisme dan prosedur keselamatan yang diterapkan oleh tim pembongkar selama proses pengerjaan. Pengujian dinilai terlalu berisiko dan mengabaikan standar keselamatan kerja yang wajib dipenuhi dalam penanganan komponen baterai bertegangan tinggi.

Para kritikus menyoroti kelalaian tim di lapangan, seperti tidak tersedianya peralatan pemadam kebakaran atau alat pencegah kebakaran yang memadai di sekitar area kerja. Selain itu, para operator yang bertugas membongkar paket baterai juga terlihat tidak mengenakan perlengkapan pelindung khusus yang terisolasi dari aliran listrik. Walaupun pihak BYD sendiri mengakui adanya kendala pasokan baterai akibat lonjakan permintaan yang sangat tinggi di pasar global, pengujian independen yang berbahaya ini dianggap bisa memicu preseden buruk bagi edukasi keselamatan publik.

3. Implementasi teknologi pada unit SUV listrik Fang Cheng Bao Ti3

BYD Seal (byd.com)

Ketangguhan teknologi baterai Blade generasi kedua ini salah satunya telah disematkan secara resmi pada unit kendaraan SUV listrik terbaru, yaitu Fang Cheng Bao Ti3. Kendaraan tangguh berukuran kompak ini dipasarkan di China dengan harga yang cukup kompetitif, yakni mulai dari 153.800 yuan atau setara dengan 22.300 dolar AS. Berkat dukungan arsitektur baterai mutakhir tersebut, model Ti3 memiliki kemampuan pengisian daya kilat (*flash charging*) yang mampu mengisi kapasitas baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 5 menit saja.

Kombinasi antara desain eksterior yang gagah khas mobil penjelajah dengan integrasi platform baterai yang aman membuat model ini sukses mencetak angka penjualan yang impresif. Berdasarkan basis data pencatatan penjualan otomotif domestik, performa penjualan pasar untuk model Fang Cheng Bao Ti3 berhasil menyentuh angka 5.206 unit. Jumlah pencapaian tersebut menandai adanya lonjakan pertumbuhan yang sangat masif, yaitu sebesar 70,8 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, sekaligus menyumbang kontribusi sebesar 24,6 persen dari total seluruh penjualan merek kendaraan Fang Cheng Bao.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team