Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260129-WA0002.jpg
Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH) saat road trip Jakarta ke Semarang (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Intinya sih...

  • Chery C5 CSH tangguh dalam badai, gesit di kota

  • Kenyamanan lapis, irit bahan bakar hingga 22 km/liter

  • Fitur unik kompas kiblat dan ADAS membuat berkendara lebih percaya diri

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Road trip Jakarta–Semarang kali ini benar-benar terasa seperti menghadapi ujian akhir. Hujan deras turun tanpa jeda, jarak pandang pendek, jalan berlubang di mana-mana, hingga traffic cone yang muncul seperti jebakan di tengah aspal. Perjalanan yang biasanya melelahkan, kini naik level jadi penuh drama dan menuntut konsentrasi ekstra dari pengemudi.

Di tengah kondisi ekstrem tersebut, IDN Times berkesempatan menjajal langsung Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH). Mobil ini seolah dijadikan "peserta ujian" dalam situasi yang nyaris sempurna untuk menguji klaimnya sebagai SUV dengan performa dan kenyamanan tinggi. Mulai dari kemacetan kota, tol basah, hingga jalan rusak, semuanya dilewati dalam satu tarikan napas perjalanan.

Rasa-rasanya, ini jadi momen tepat untuk menguji embel-embel yang diusung Chery C5 CSH yakni "One Car Two Vibes: Super Performance, Stylish Design".

Menariknya, alih-alih bikin stres, pengalaman berkendara justru terasa cukup tenang. Chery C5 CSH seperti murid pintar yang sudah siap mental menghadapi soal-soal sulit. Handling yang stabil, kabin senyap, serta respons mesin yang halus membuat perjalanan panjang terasa lebih manusiawi, seakan mobil ini benar-benar lulus ujian tanpa perlu remedial.

1. Dari Cilandak ke Tol Cipali, gesit di kota, tangguh dalam badai

Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH) saat road trip Jakarta ke Semarang (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Perjalanan dimulai pagi hari dari Cilandak Town Square. Di lalu lintas Jakarta yang sempit, padat, dan cenderung stop and go, Chery C5 CSH terasa gesit. Setirnya ringan tapi presisi, bikin manuver di sela kemacetan tetap nyaman tanpa drama.

Cerita berubah saat masuk Tol Cikampek, berlanjut ke Cipali hingga Cirebon. Hujan deras turun tanpa kompromi. Jarak pandang menipis, sementara jalan berlubang memaksa pengendara ekstra waspada. Cone lalu lintas tanda jalan berlubang bahkan sering muncul dari bahu sampai ke tengah jalan, membuat beberapa ruas hanya bisa dilewati satu jalur. Belum lagi harus sigap menghindari truk besar yang sewaktu-waktu berjalan pelan saat papasan.

Di kondisi seperti ini, handling Chery C5 CSH jadi penyelamat. Respons setirnya enak dan mudah dikontrol, bikin mobil sigap menghindari lubang dan rintangan. Mobil terasa menurut, tidak liar, dan tetap menenangkan di balik cuaca yang bikin deg-degan.

Untungnya ketika memasuki daerah Brebes, hujan tidak lagi membasahi laju jalan tol. Kami pun mencoba berkendara hingga menyentuh angka 165 km/jam. Hasilnya akselerasi mobil tidak limbung, tetap terasa enak dan stabil. Berkendara juga percaya diri karena dibantu dengan pengereman yang pakem tapi lembut.

2. Tanpa suara, sejuk, dan irit

Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH) saat road trip Jakarta ke Semarang (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH) saat road trip Jakarta ke Semarang (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Kenyamanan Chery C5 CSH terasa berlapis. Salah satunya berkat teknologi Noise, Vibration, and Harshness (NVH) Ultra-Quiet. Selama perjalanan, kabin terasa senyap meski kecepatan tinggi dan kondisi jalan berubah-ubah. Getaran dan kebisingan seperti "diputus" sebelum masuk ke kabin, berkat kombinasi peredaman pasif dan pengendalian aktif dari sumber suara. Sistem ini menggabungkan peredaman suara secara struktural (passive) dan pengendalian kebisingan dari sumbernya (active).

Kelebihan ini semakin terasa sempurna karena Chery C5 CSH memiliki kualitas dan jumlah speaker yang ideal. Terutama pengeras suara ini ada di setiap dekat tuas pintu mobil dan bagian bawah pintu. Suara kabin yang kedap dengan dunia luar, ditambah suara speaker yang bulat adalah pertemuan yang cocok untuk semakin menikmati perjalanan.

Soal suhu, mobil ini juga ramah di cuaca hujan. Jok depan sudah dibekali fitur pendingin dan pemanas. Jadi meski AC dingin, tubuh tetap nyaman, tidak menusuk tulang.

Menariknya, di balik semua kenyamanan itu, konsumsi bahan bakarnya tetap irit. Saat kami coba di mode Eco, rata-rata bisa tembus sekitar 22 km per liter. Saat pindah ke mode Sport, masih di kisaran 21 km per liter. Tarikannya pun enteng dan halus—tenaga keluar tanpa getaran berlebih, bahkan saat pedal gas diinjak agak dalam. Pihak Chery menyebut, mobil ini mampu lari dengan kecepatan maksimum sampai 175 kilometer per jam. Dengan akselerasi 100 kilometer per jam dalam waktu 7,7 detik.

Efisiensi ini ditopang segudang teknologi, mulai dari Deep Miller Cycle, Intelligent High-efficiency Combustion, i-HTM Intelligent Thermal Management System, HTC High-efficiency Supercharging, Intelligent Lubrication System, hingga HIDS High Dilution System. Kombinasi yang bikin irit tapi tidak terasa "tersiksa".

Teknologi super irit yang disematkan semakin prima berkat dikawinkan dengan Super Mixing Energy Saving, penggerak hibrida canggih mengombinasikan mesin bensin dengan motor listrik secara cerdas untuk mencapai efisiensi bahan bakar maksimal dan energi tinggi. Dari data yang ada, duet maut energi baterai kapasitas 1,83 kWh dan bensin dalam keadaan full disebut bisa membawa Chery C5 CSH menempuh jarak terbaik hingga lebih dari 1.000 kilometer. Tangki mobil ini mampu menampung 51 liter bensin.

Chery C5 CSH punya daya mesin 1.500 cc Turbo Hybrid generasi kelima. Kerja sama mesin bensin dan motor listrik bisa menghasilkan daya maksimal 165 kW, torsi puncak motor mencapai 310 Nm. Tenaga ini disalurkan melalui transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang canggih.

3. Fitur dunia–akhirat hingga Chery C5 CSH punya mata di mana-mana

Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH) saat road trip Jakarta ke Semarang (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH) saat road trip Jakarta ke Semarang (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Chery C5 Chery Super Hybrid (CSH) saat road trip Jakarta ke Semarang (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Chery C5 CSH juga punya sisi unik yang jarang ditemui. Di head unit, ada fitur kompas kiblat lengkap dengan pengingat waktu salat, kalender hijriah, hingga informasi jarak ke Kakbah. Bahkan bisa diatur sesuai mazhab Hanafi atau Syafi’i, lengkap dengan notifikasi sebelum waktu salat. Fitur "dunia dan akhirat" yang terasa relevan untuk perjalanan jauh.

Soal keamanan, mobil ini seperti punya mata di mana-mana. Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan total 14 fitur aktif membuat berkendara lebih percaya diri. Saat masuk tol, melintas di jalan sempit, atau parkir di area padat, tampilan visual dari sistem ini langsung muncul di head unit dengan jelas.

Fitur peringatan keluar jalur alias lane departure warning juga bekerja sigap. Saat berpindah jalur tanpa sein, setir langsung memberi sinyal peringatan. Sensor di sisi mobil pun aktif memberi tahu keberadaan kendaraan lain di sekitar.

Perjalanan Jakarta–Semarang kali ini memang terasa seperti melewati "ujian akhir". Tapi, justru di situ karakter Chery C5 CSH terlihat jelas, tenang dalam badai, nyaman di jalan rusak, irit tanpa kehilangan tenaga, dan pintar menjaga pengemudi tetap aman lahir dan batin.

Hingga tulisan ini dimuat, Chery C5 CSH belum dijual bebas di pasaran. Rencananya, PT Chery Sales Indonesia (CSI) baru akan merilis harga untuk bisa meminang mobil tersebut pada gelaran Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar mulai 5 sampai 15 Februari 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Editorial Team