Popularitas mobil listrik yang terus meningkat memicu perhatian besar terhadap aspek keselamatan, terutama terkait risiko kebakaran baterai. Meskipun kasus kebakaran kendaraan listrik tergolong jarang terjadi dibandingkan kendaraan konvensional, proses pemadaman baterai litium-ion yang mengalami kegagalan fungsi jauh lebih kompleks dan intens.
Berbagai riset mendalam telah dilakukan untuk memetakan faktor risiko yang dapat memicu terjadinya insiden fatal tersebut. Secara teknis, pemicu kebakaran pada paket baterai kendaraan listrik dapat dikategorikan ke dalam tiga jenis gangguan utama yang saling berkaitan dalam merusak stabilitas sel energi.
