Motor sport selalu identik dengan posisi berkendara yang condong ke depan atau menunduk. Bagi sebagian orang, posisi ini terlihat kurang nyaman jika dibandingkan dengan motor harian yang lebih santai. Namun, di balik desain tersebut, ada banyak pertimbangan teknis yang sangat penting dan gak dibuat secara asal.
Desain posisi berkendara ini bukan sekadar gaya visual agar terlihat agresif, tetapi hasil dari pengembangan panjang di dunia balap. Setiap sudut kemiringan tubuh, tinggi setang, hingga posisi kaki memiliki fungsi spesifik yang mendukung performa. Supaya lebih paham alasan di baliknya, mari kupas satu per satu secara detail, yuk lanjut baca sampai habis.
