Memilih kredit motor sering terlihat sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian, apalagi saat harga kendaraan terasa makin jauh dari jangkauan. Banyak orang merasa prosesnya mudah, cepat, dan tidak membutuhkan modal besar di awal sehingga memberi kesan nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya besar secara langsung. Namun, di balik kenyamanan itu, ada banyak detail kecil yang sering terlewat dan justru membuat posisi finansial jadi lebih rapuh tanpa terasa.
Skema kredit motor juga kerap dibungkus dengan strategi marketing yang tampak menarik, dari promo down payment rendah sampai tenor super panjang. Di permukaan, semuanya terlihat ringan, tetapi semakin ditelusuri, semakin banyak komponen biaya yang dapat membuat kondisi keuangan kewalahan kalau gak benar-benar dipahami. Demi mencegah keputusan keuangan yang kurang tepat, memahami seluk-beluk jebakan kredit motor sangat penting sebelum menandatangani perjanjian, jadi mari kupas satu per satu agar lebih siap menghadapi pilihan finansial berikutnya!
