Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Hal Kecil yang Bikin Konsumsi BBM Motor Kamu Jadi Boros!
ilustrasi mengisi bensin (pexels.com/Matthias Polen)
  • Kebiasaan kecil seperti menarik gas mendadak, tekanan ban tidak pas, dan memanaskan motor terlalu lama bisa bikin konsumsi BBM meningkat tanpa disadari.
  • Membawa beban berlebihan serta jarang servis membuat mesin bekerja lebih keras sehingga bensin cepat habis dan performa motor menurun.
  • Dengan memperbaiki kebiasaan sederhana dan rutin merawat motor, penggunaan BBM bisa lebih efisien serta pengeluaran harian jadi lebih hemat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang bingung kenapa bensin motor cepat habis padahal dipakai biasa saja. Ternyata ada hal kecil yang bikin boros, seperti sering tarik gas kencang, ban kurang angin, panasin motor kelamaan, bawa barang banyak, dan jarang servis. Kalau semua itu dijaga baik-baik, motor bisa jalan lebih irit dan gak cepat haus bensin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menunjukkan sisi positif dari kesadaran kecil yang bisa membawa perubahan nyata. Dengan memahami lima kebiasaan sederhana yang memengaruhi konsumsi BBM, pembaca diajak melihat bahwa efisiensi bukan hal rumit—cukup dengan perhatian dan perawatan ringan, motor dapat bekerja lebih optimal, perjalanan terasa nyaman, dan pengeluaran harian menjadi lebih terkendali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Harga bahan bakar yang naik turun bikin banyak orang mulai lebih perhatian soal konsumsi BBM motor sehari-hari. Rasanya baru isi bensin, eh indikator sudah turun lagi padahal motor dipakai biasa saja. Banyak yang langsung mengira motornya bermasalah atau usia kendaraan sudah terlalu tua. Padahal, ada beberapa kebiasaan kecil yang ternyata bisa membuat konsumsi BBM jadi lebih boros tanpa disadari. Hal-hal sepele seperti cara berkendara sampai kondisi motor ternyata cukup berpengaruh terhadap penggunaan bahan bakar.

Menariknya, kebiasaan ini sering dilakukan hampir setiap hari karena terasa normal dan gak terlalu dipikirkan. Akibatnya, motor terasa lebih cepat haus bensin meski jarak tempuhnya gak terlalu jauh. Kalau dibiarkan terus, pengeluaran untuk isi BBM juga jadi terasa lebih besar dari seharusnya. Padahal dengan sedikit perubahan sederhana, konsumsi bensin bisa terasa lebih hemat dan nyaman di kantong. Nah, coba cek, siapa tahu kamu masih melakukan beberapa kebiasaan berikut ini.

1. Sering menarik gas secara mendadak

ilustrasi mengendarai motor (pexels.com/cottonbro studio)

Siapa yang suka spontan menarik gas dalam-dalam begitu jalan mulai kosong? Kebiasaan seperti ini ternyata cukup bikin konsumsi BBM jadi lebih boros, lho. Saat gas ditarik mendadak, mesin membutuhkan suplai bahan bakar lebih banyak dalam waktu singkat. Akibatnya, bensin jadi lebih cepat terkuras meski perjalanan sebenarnya gak terlalu jauh. Motor mungkin terasa lebih responsif, tetapi efeknya cukup terasa pada pemakaian BBM harian.

Berkendara dengan tarikan gas yang lebih halus biasanya membantu penggunaan bahan bakar jadi lebih stabil. Selain lebih hemat, perjalanan juga terasa lebih nyaman dan mesin gak terlalu dipaksa bekerja keras. Apalagi kalau kondisi jalan sedang macet, kebiasaan buka-tutup gas agresif justru bikin bensin lebih cepat habis. Jadi, gak selalu harus ngebut untuk sampai tujuan lebih cepat, kan? Kadang gaya berkendara santai justru lebih menguntungkan.

2. Tekanan ban kurang pas

ilustrasi ban motor (pexels.com/Diogo Cacito)

Hal kecil yang sering banget diabaikan adalah tekanan ban motor. Banyak orang baru mengecek ban saat terasa terlalu kempis atau mulai sulit dikendarai. Padahal tekanan ban yang kurang membuat motor bekerja lebih berat saat melaju. Akibatnya, mesin membutuhkan tenaga ekstra dan konsumsi BBM jadi lebih boros dibanding biasanya. Pernah merasa motor terasa 'berat' padahal jalanan biasa saja?

Ban dengan tekanan yang sesuai membantu motor bergerak lebih ringan dan stabil di jalan. Selain lebih nyaman dipakai, penggunaan bahan bakar juga biasanya terasa lebih efisien. Mengecek tekanan ban secara rutin sebenarnya gak ribet dan bisa dilakukan dalam waktu singkat. Namun karena sering dianggap sepele, banyak orang baru sadar setelah bensin terasa cepat habis. Jadi, jangan cuma fokus isi bensin, kondisi ban juga penting diperhatikan.

3. Terlalu lama memanaskan motor

ilustrasi motor (pexels.com/Ene Marius)

Masih banyak yang punya kebiasaan memanaskan motor terlalu lama sebelum dipakai. Padahal motor modern biasanya gak membutuhkan waktu lama untuk siap digunakan. Kalau mesin menyala terlalu lama dalam keadaan diam, bahan bakar tetap terpakai meski motor belum berjalan ke mana-mana. Akibatnya, bensin terbuang percuma tanpa disadari setiap hari. Apalagi kalau dilakukan rutin pagi dan sore.

Memanaskan motor seperlunya saja biasanya sudah cukup untuk membantu mesin siap dipakai. Selain lebih hemat BBM, kebiasaan ini juga membantu mengurangi pemborosan kecil yang sering gak terasa. Banyak orang berpikir semakin lama dipanaskan maka semakin bagus, padahal belum tentu begitu. Kadang bensin cepat habis bukan karena perjalanan jauh, tetapi karena kebiasaan kecil sebelum berangkat. Kamu masih suka memanaskan motor lama gak?

4. Membawa terlalu banyak beban di motor

ilustrasi seseorang mengendarai motor (pexels.com/cottonbro studio)

Motor yang membawa beban berlebihan biasanya membutuhkan tenaga lebih besar saat berjalan. Akibatnya, mesin bekerja lebih keras dan konsumsi BBM ikut meningkat. Kadang tanpa sadar bagasi penuh barang, ditambah gantungan belanja di depan, lalu motor dipakai setiap hari dalam kondisi berat. Situasi seperti ini cukup memengaruhi penggunaan bensin terutama untuk perjalanan rutin. Motor juga biasanya terasa kurang ringan saat dikendarai.

Mengurangi barang yang sebenarnya gak perlu dibawa bisa membantu motor bekerja lebih efisien. Selain bikin konsumsi BBM lebih hemat, berkendara juga terasa lebih nyaman dan stabil. Banyak orang gak sadar kalau beban kecil yang terus dibawa setiap hari lama-lama cukup berpengaruh. Jadi, coba cek lagi isi bagasi motor kamu sekarang. Jangan-jangan ada barang yang sebenarnya cuma 'nebeng tinggal' di situ.

5. Jarang servis dan mengganti komponen yang sudah aus

ilustrasi servis motor (freepik.com/ArthurHidden)

Motor yang jarang dirawat biasanya bikin performa mesin menurun perlahan. Filter udara kotor, busi mulai lemah, atau oli yang sudah terlalu lama dipakai bisa membuat pembakaran bahan bakar jadi kurang optimal. Akibatnya, motor terasa lebih boros meski cara berkendaranya biasa saja. Banyak orang baru sadar setelah pengeluaran bensin mulai terasa lebih besar dari biasanya. Padahal penyebabnya bisa datang dari kondisi motor yang kurang terawat.

Servis rutin membantu menjaga performa mesin tetap stabil dan penggunaan BBM lebih efisien. Kamu gak harus selalu melakukan perawatan besar, kadang pengecekan sederhana saja sudah cukup membantu. Motor yang kondisinya sehat biasanya terasa lebih ringan, responsif, dan gak terlalu haus bensin. Selain lebih nyaman dipakai, biaya sehari-hari juga terasa lebih hemat. Jadi, jangan tunggu motor rewel dulu baru mulai peduli.

Konsumsi BBM motor ternyata gak cuma dipengaruhi jarak perjalanan atau harga bensin saja. Ada banyak kebiasaan kecil sehari-hari yang diam-diam bikin motor jadi lebih boros tanpa disadari. Mulai dari cara menarik gas sampai tekanan ban ternyata punya pengaruh cukup besar terhadap penggunaan bahan bakar. Kalau diperhatikan lebih baik, pengeluaran bensin harian sebenarnya bisa lebih hemat dan terkontrol. Kadang perubahan kecil justru paling terasa efeknya di dompet.

Kamu gak perlu langsung mengubah semuanya sekaligus untuk mulai membuat motor lebih irit BBM. Cukup mulai dari kebiasaan sederhana yang paling sering dilakukan setiap hari. Selain bikin pengeluaran lebih hemat, motor juga terasa lebih nyaman dan ringan saat dipakai berkendara. Perawatan kecil memang sering jadi kunci supaya kendaraan tetap enak digunakan dalam jangka panjang. Nah, dari lima kebiasaan tadi, mana yang ternyata masih sering kamu lakukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team