ilustrasi mengendarai motor (pexels.com/Vedat Yılmaz)
Secara umum, motor baru sebaiknya tidak langsung digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Hal ini karena komponen mesinnya masih dalam tahap adaptasi selama masa inreyen.
Masa ini biasanya berlangsung hingga motor menempuh jarak 500—1.000 km pertama. Untuk itu, selama periode tersebut, pengendara disarankan mengendarai motor dengan hati-hati agar mesin bekerja optimal. Terlepas dari itu, tips-tips berikut bisa kamu terapkan untuk mendukung inreyen motor:
Hindari mengendarai motor baru dengan kecepatan tinggi atau akselerasi mendadak. Sebaiknya, jaga kecepatan maksimal di bawah 80 km/jam dan pastikan putaran mesin atau RPM tetap stabil.
Selama masa inreyen, pastikan motor tidak digunakan untuk membawa barang atau beban berat. Hal itu perlu dilakukan karena mesin masih perlu melakukan penyesuaian.
Sebelum berkendara, panaskan mesin motor selama 5—10 menit agar pelumas tersebar merata ke seluruh komponennya. Dengan begitu, motor bisa digunakan untuk berkendara lebih nyaman.