Kegiatan berkendara jarak jauh atau touring melintasi berbagai kota dan provinsi telah menjadi gaya hidup yang sangat digemari oleh para pencinta otomotif di Indonesia. Dalam menempuh perjalanan yang menantang dan belum pernah dilewati sebelumnya, keberadaan perangkat penunjuk arah atau navigasi digital menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak.
Saat ini, para pengendara umumnya terbelah ke dalam dua kubu besar dalam menentukan alat pemandu jalan terbaik, yaitu pengguna aplikasi gratis Google Maps dan pencinta gawai khusus Garmin. Kedua platform ini memiliki pendekatan teknologi yang sangat berbeda, sehingga tingkat keakuratannya pun akan sangat bergantung pada medan geografis yang dihadapi sepanjang rute perjalanan.
