Menaruh satu atau dua jari di tuas rem secara terus-menerus sering kali dianggap sebagai langkah antisipasi yang cerdas untuk mempercepat waktu reaksi saat menghadapi situasi darurat. Banyak pengendara motor merasa lebih aman dengan posisi tangan seperti ini karena merasa siap melakukan pengereman seketika jika ada objek yang tiba-tiba melintas di depan kendaraan.
Namun, kebiasaan yang terlihat sepele ini sebenarnya menyimpan risiko keselamatan yang cukup serius dan dapat memicu kecelakaan jika tidak dipahami secara mendalam. Selain memengaruhi mekanika pengendalian motor, posisi jari yang selalu menempel pada tuas rem dapat menyebabkan kesalahan teknis dalam merespons bahaya yang justru memperburuk kondisi di jalan raya.
