Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jangan Mencampur Nitrogen dengan Angin Biasa di Ban Motor
Ilustrasi lady biker (wahanahonda.com)

Banyak keuntungan yang bisa didapat dengan mengisi nitrogen ke ban motor, salah satunya menjadikan tekanan angin dalam ban lebih stabil. Sebab, tak seperti angin biasa, nitrogen tidak mudah terpengaruh cuaca. Nitrogen tidak akan memuai saat suhu panas dan tidak akan menyusut ketika cuaca dingin.

Suhu ban pun menjadi lebih stabil sehingga risiko ban pecah di tengah jalan bisa dihindari. Tapi ada satu hal yang tidak boleh dilakukan saat mengisi ban dengan, yakni mencampur nitrogen dengan angin biasa.

1. Mencampur nitrogen dengan angin biasa bisa berakibat fatal

Ban motor (startriding.com)

Mencampurkan nitrogen dengan angin biasa ke dalam ban bisa mengurangi efektivitas nitrogen. Selain itu campuan nitrogen dan angin biasa berpotensi menyebabkan ban motor menjadi gampang panas. Sebab tekanan di dalam ban akan mengalami fluktuasi yang lebih sering, terutama jika digunakan dalam perjalanan jauh atau pada kondisi panas.

Nah, ban yang terlalu keras dan panas sangat rentan mengalami aus lebih cepat, sehingga usia pakainya menjadi lebih pendek. Selain itu potensi ban pecah di tengah perjalanan juga semakin besar. Karena itu sangat tidak disarankan mencampur nitrogen dengan angin biasa.

2. Kuras semua angin biasa sebelum mengisi ban dengan nitrogen

Ilustrasi ban dengan pelek jeruji (astraotoshop.com)

Karena itu, sebelum mengisi ban dengan nitrogen, sebaiknya kuras dulu semua angin biasa. Pastikan tidak ada angin biasa yang tersisa di dalam ban. Setelah itu isi ban dengan nitrogen. Dengan cara ini kamu akan mendapatkan manfaat nitrogen secara lebih maksimal.

Oya, kalau ban belakang motormu diisi dengan nitrogen, sebaiknya lakukan hal yang sama dengan ban depan. Begitu pula sebaliknya. Jangan mengisi ban depan dengan nitrogen tapi ban belakang diisi dengan angin biasa, begitu pun sebaliknya. Sebab ini bisa memengaruhi kestabilan motor.

3. Alasan nitrogen lebih direkomdasikan

Ilustrasi lady biker (wahanahonda.com)

Nitrogen memiliki molekul yang lebih besar dibanding oksigen yang terdapat dalam angin biasa. Dengan molekul yang lebih besar, nitrogen lebih sulit keluar dari pori-pori ban. Itu sebabnya ban yang diisi nitrogen tekanannya cenderung stabil dan jarang sekali kempis. Alasan inilah yang menjadikan ban yang diisi nitrogen lebih aman dan nyaman digunakan dalam perjalanan sehari-hari atau perjalanan jarak jauh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team