Berkendara di bawah guyuran hujan menuntut kewaspadaan berkali-kali lipat dibandingkan saat cuaca cerah. Salah satu ancaman paling berbahaya yang sering luput dari perhatian para pengendara, terutama pengguna sepeda motor, adalah keberadaan garis putih marka jalan yang tampak sederhana namun bisa berubah menjadi sangat licin.
Fenomena hilangnya traksi secara mendadak saat melintasi marka jalan telah menjadi penyebab banyak kecelakaan tunggal di jalan raya. Memahami alasan teknis di balik sifat licin dari cat jalanan tersebut sangat penting agar setiap pengguna jalan dapat mengantisipasi risiko dan menerapkan teknik berkendara yang lebih aman demi menghindari insiden yang fatal.
