Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Harus Servis Motor Setelah Mudik? Ini Alasannya
ilustrasi pria service motor (pexels.com/Anastasia Shuraeva)
  • Servis motor setelah mudik penting untuk mencegah kerusakan jangka panjang akibat perjalanan jauh, jalan rusak, dan kondisi ekstrem yang bisa menurunkan performa mesin.
  • Komponen utama yang wajib dicek meliputi oli, rem, ban, rantai, CVT atau kopling, filter udara, kelistrikan, serta mesin agar motor tetap aman dan nyaman digunakan.
  • Pengecekan mandiri sebelum ke bengkel membantu mendeteksi dini masalah seperti lampu mati, suara mesin keras, ban lembek, atau indikator kilometer tinggi untuk perawatan lebih tepat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mudik bisa dibilang sebagai perjalanan berat bagi motor. Pada momen tersebut, mesin motor bekerja ekstra hingga ban pun berpotensi mengalami keausan bahkan sistem pengereman rawan kerusakan. Karena itu, motor wajib diservis setelah mudik.

Beberapa alasan utama kenapa harus servis motor setelah mudik untuk mencegah kerusakan jangka panjang dan membuatnya tetap berfungsi dengan optimal. Namun, apa saja yang harus diservis pada motor? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

1. Kenapa harus servis motor setelah mudik?

Fachrul Reza selaku Senior Instructor Astra Motor Training Center Semarang menjelaskan bahwa servis motor setelah mudik merupakan hal yang wajib dilakukan, khususnya jika menempuh jarak jauh. Saat dibawa mudik motor mengalami berbagai hal yang tidak terduga, seperti melewati jalan rusak, sering mengerem mendadak, atau kotor karena debu dan air. Jika tidak diservis, motor bisa terkena masalah berat yang memengaruhi performa jangka panjangnya.

Fachrul juga menambahkan bahwa servis motor sebaiknya dilakukan di bengkel resmi karena kualitasnya terjamin dan akan ditangani oleh teknisi profesional. Setelah dilakukan perbaikan pasca mudik, kamu juga harus melakukan servis rutin agar motor makin nyaman saat digunakan.

2. Komponen motor yang diservis setelah mudik

ilustrasi servis motor (unsplash.com/Mufid Majnun)

Servis motor tak boleh dilakukan dengan sembarangan. Di luar itu, ada pula beberapa komponen yang harus dicek, seperti oli, kelistrikan, ban, dan mesin. Berikut rincian lengkapnya.

  • Oli motor

Perjalanan mudik yang jauh bisa membuat kondisi oli memburuk hingga menjadi hitam. Karena itu, setelah mudik kamu bisa mengecek dan mengganti oli.

  • Komponen pengereman

Saat mudik kamu mungkin sering mengerem, entah di turunan atau ketika hendak berhenti. Hal tersebut bisa bikin kampas rem aus dan karenanya komponen pengereman harus dicek.

  • Ban dan velg

Pengecekan mencakup tekanan hingga kondisi luar ban. Kemudian, velg juga harus dicek apakah ada yang rusak, bengkok, atau terkena benturan. Jika kerusakannya parah, kamu bisa mengganti ban atau velg.

  • Rantai motor

Rantai motor bisa kendur dan kering setelah dibawa melewati jarak jauh hingga ratusan kilometer. Nah, pengecangan dan pelumasan rantai bisa kamu lakukan setelah motor dipakai mudik.

  • CVT dan kopling

CVT di motor matic bisa kotor akibat debu saat perjalanan, jadi kamu harus membersihkannya. Buat motor manual, sling kopling juga bisa kendur sehingga memerlukan penyetelan ulang.

  • Filter udara

Debu, pasir, dan kotoran bisa masuk dan menghambat kinerja filter udara. Agar lebih optimal, kamu harus membersihkannya secara menyeleruh setelah mudik.

  • Kelistrikan

Sistem kelistrikan berpengaruh kepada starter, lampu, hingga indikator di dashboard. Saat mudik kabel kelistrikan bisa konslet, sambungannya terputus, atau rusak akibat benda asing. Karena itu, kamu harus melakukan servis agar kerusakannya tidak melebar.

  • Mesin

Mesin motor akan dipacu ke performa tertingginya saat mudik. Hal tersebut bisa menimbulkan overheat dan mesin akan mengeluarkan suara keras saat digunakan. Jika keduanya sudah terjadi, maka kamu harus segera melakukan servis.

3. Cara mengecek motor secara mandiri setelah mudik

Kamu bisa mengecek motor secara mandiri sebelum membawanya ke bengkel. Pengecekan mandiri bertujuan mencari masalah dan melakukan diagnosis dini. Ketika dibawa ke bengkel, nantinya kamu bisa menjelaskan masalah motor kepada teknisi dengan lebih mudah. Berikut tutorial singkat cara mengecek motor secara mandiri.

  1. Nyala matikan lampu motor untuk mengecek kelistrikan dan penerangan. Jika ada lampu yang tak menyala, terindikasi terjadi masalah

  2. Nyalakan mesin, panaskan motor, atau coba kendarai dengan jarak pendek. Jika motor mengeluarkan asap hitam atau terdengar suara keras kemungkinan ada masalah oli atau mesin

  3. Tekan ban dan gunakan motor untuk berkendara secara perlahan. Jika motor terasa tidak nyaman, kerap berguncang, atau ban terlalu lembek kemungkinan kurang angin, terjadi kebocoran, atau sistem suspensi bermasalah

Alasan kenapa harus servis motor setelah mudik berhubungan dengan keselataman, keamanan, dan kenyamanan pengendara. Jadi, jangan dianggap remeh, ya.

FAQ seputar kenapa harus servis motor setelah mudik

Kenapa harus servis motor setelah mudik?

Servis setelah mudik sangat penting agar mesin tetap terawat, komponen awet, keselamatan terjamin, performa motor tetap optimal.

Apakah mesin dan komponen motor bisa rusak setelah dibawa mudik?

Iya, mesin dan komponen motor bisa rusak setelah mudik, khususnya jika dibawa perjalanan yang terlampau jauh dan melewati jalanan ekstrem.

Apakah motor harus diservis sebelum berangkat mudik?

Iya, motor juga harus diservis sebelum berangkat mudik. Pasalnya, motor akan dipaksa untuk berjalan jauh dan melewati berbagai rintangan. Servis sebelum mudik ditunjukkan agar motor bisa berfungsi normal dan optimal.

Editorial Team