Dalam dunia balap motor profesional seperti MotoGP, fisik seorang atlet dituntut untuk bekerja melampaui batas normal manusia biasa. Namun, ada satu musuh tak terlihat yang sering kali datang tiba-tiba di tengah lintasan dan mampu meruntuhkan dominasi seorang pembalap dalam hitungan detik, yaitu sindrom arm pump atau secara medis dikenal sebagai Chronic Exertional Compartment Syndrome (CECS).
Kondisi ini bukan sekadar pegal biasa, melainkan sebuah tekanan otot hebat yang membuat lengan bawah terasa sekeras batu dan kehilangan fungsinya secara mendadak. Ketika serangan ini terjadi, kekuatan tangan untuk menarik tuas rem atau mengoperasikan gas menghilang, memaksa pembalap elit sekalipun harus menyerah pada rasa sakit yang luar biasa dan penurunan performa yang drastis.
