Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Motor Bergetar Parah, Cek Dulu 3 Hal Ini sebelum ke Bengkel
ilustrasi mesin motor mati (freepik.com/bublikhaus)
  • Getaran tidak wajar pada motor bisa disebabkan oleh kendurnya baut pengikat mesin ke rangka, sehingga perlu dicek dan dikencangkan agar sambungan tetap kokoh.
  • Rantai atau sabuk penggerak yang tidak selaras dapat memicu guncangan saat berkendara; penting memastikan ketegangan dan kebersihannya sesuai standar.
  • Oli mesin yang encer atau berkurang volumenya dapat menimbulkan getaran kasar, maka penggantian dengan pelumas baru sesuai spesifikasi pabrikan sangat dianjurkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada motor yang bergetar kuat sekali dan bikin orang takut. Katanya itu bisa karena bautnya longgar, rantainya tidak pas, atau olinya jelek. Orang bisa cek sendiri di rumah pakai alat kecil sebelum ke bengkel. Kalau semua sudah dicek dan dibetulkan, motornya bisa jalan halus lagi sekarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mengalami gejala di mana dapur pacu sepeda motor tiba-tiba menghasilkan guncangan yang tidak wajar tentu menimbulkan rasa khawatir yang besar. Getaran aneh tersebut sering kali mengindikasikan adanya ketidakberdayaan komponen tertentu dalam menahan hantaman energi mekanis hasil proses pembakaran di dalam silinder.

Sebelum terburu-buru mengeluarkan biaya besar untuk menyambangi bengkel perbaikan, terdapat beberapa langkah investigasi awal yang bisa dilakukan secara mandiri. Melalui pengecekan sederhana di garasi rumah, pemilik kendaraan dapat mendeteksi sekaligus mengatasi potensi kerusakan ringan dengan peralatan kerja seadanya.

1. Memeriksa kekencangan baut pengikat mesin ke rangka utama

ilustrasi mesin motor (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Langkah investigasi pertama yang sangat mudah dilakukan adalah memeriksa seluruh titik sambungan yang menyatukan blok mesin dengan rangka motor. Getaran konstan selama berkendara harian, ditambah guncangan akibat melintasi jalanan rusak, sangat berpotensi membuat baut-baut pengikat tersebut mengendur secara perlahan seiring berjalannya waktu.

Gunakan kunci pas atau kunci ring yang sesuai untuk memastikan tidak ada satu pun baut pengikat yang bergoyang atau kendur. Jika ditemukan baut yang longgar, segera kencangkan kembali secara maksimal karena kekokohan sambungan ini sangat krusial untuk meredam rambatan getaran mesin agar tidak menjalar langsung ke setang kemudi.

2. Mengecek keselarasan rantai atau ketegangan sabuk penggerak

ilustrasi proses servis CVT motor matic (dok. Wahana Honda)

Biang kerok lain yang sering memicu guncangan aneh saat motor melaju adalah kondisi komponen penyalur tenaga ke roda belakang yang tidak ideal. Bagi pengguna motor bebek atau sport, periksalah kelurusan posisi roda serta tingkat kekencangan rantai agar tidak terlalu kendur ataupun terlalu tegang.

Sementara itu, bagi pemilik motor matik, pemeriksaan diarahkan pada bagian sabuk penggerak atau v-belt dengan cara membuka penutup rumah cvt. Pastikan sabuk karet tersebut tidak mengalami keretakan dan bebas dari sumbatan kotoran debu kampas yang dapat memicu gejala selip serta guncangan hebat saat motor digas.

3. Mengganti cairan pelumas dengan spesifikasi kekentalan yang tepat

ilustrasi menuang oli motor (pexels.com/Gera Cejas)

Kondisi oli mesin yang sudah terlalu encer atau volumenya yang berkurang drastis di bawah batas aman juga menjadi pemicu utama timbulnya getaran kasar. Cairan pelumas yang sudah rusak kehilangan kemampuan dalam melapisi dinding silinder, sehingga memicu gesekan antarlogam yang sangat keras di dalam ruang bakar.

Lakukan pengurasan oli secara mandiri dan ganti dengan cairan pelumas baru yang memiliki tingkat kekentalan sesuai dengan buku panduan pabrikan. Pemilihan spesifikasi oli yang tepat akan mengembalikan fungsi peredaman hidrolik di dalam mesin, sehingga perputaran komponen kembali halus dan getaran aneh dapat diredam secara optimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article