Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tips Mengendarai Motor di Tikungan Tajam, Tetap Aman!
ilustrasi mengendarai motor (unsplash.com/Ed Curthoys)

Menghadapi tikungan tajam ketika mengendarai motor memerlukan teknik yang tepat agar para pengendara tetap aman dan bisa menjaga keseimbangan dengan baik. Banyak kecelakaan terjadi akibat pengendara yang sulit mengatur kecepatan, posisi tubuh, hingga pandangan mata ketika memasuki tikungan yang ada.

Kondisi tikungan kerap kali tidak bisa diprediksi karena berbagai faktor, seperti kontur jalan, kondisi permukaan aspal, hingga kehadiran kendaraan dari arah yang berlawanan. Coba simaklah beberapa tips berikut ini untuk mengendarai motor di tikungan tajam agar tetap aman dan stabil.

1. Kurangi kecepatan sebelum masuk tikungan

ilustrasi mengendarai motor (unsplash.com/DM David)

Mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan merupakan langkah paling dasar dalam memastikan kestabilan motor. Pengendara harus memahami bahwa pengereman mendadak di tikungan bisa membuat motor kehilangan traksi, terutama pada saat kondisi jalanan sedang licin.

Pengendara harus mengatur kecepatan sebelum tikungan agar memiliki kendali penuh pada saat motor berada di dalam lengkungan jalanan. Kecepatan yang stabil akan mencegah motor terlempar keluar jalur dan mengurangi risiko tergelincir akibat gaya sentrifugal.

2. Arahkan pandangan ke bagian luar tikungan

ilustrasi mengendarai motor (unsplash.com/Leon Andov)

Pandangan mata merupakan faktor penting yang kerap diabaikan oleh para pengendara pemula pada saat melewati tikungan. Padahal, para pengendara harus memandang jauh ke arah luar tikungan untuk membantu tubuh dalam menentukan arah motor secara otomatis, sehingga bisa menjaga alur berkendara tetap mulus dan mengurangi potensi panik.

Dengan mengarahkan pandangan ke titik tujuan, maka motor pun akan mengikuti garis dengan lebih aman dan stabil pada sepanjang lengkungannya. Cara ini juga akan mempermudah pengendara dalam membaca kondisi jalan yang mungkin berpasir, berlubang, atau ada kendaraan datang dari arah yang berlawanan.

3. Atur posisi tubuh agar tetap seimbang

ilustrasi mengendarai motor (unsplash.com/DM David)

Posisi tubuh sangat berpengaruh terhadap kestabilan motor ketika harus melewati tikungan yang tajam, sebab pengendara harus menurunkan tubuh sedikit ke arah dalam tikungan agar memastikan keseimbangan dan mengurangi daya tarik yang bisa membuat motor terpental. Dengan menempatkan bobot yang sesuai, maka motor bisa mengambil sudut tikungan yang lebih aman dan tidak terlalu miring berlebihan.

Menjaga lutut tetap dekat dengan tangki dan tangan rileks pada setang bisa membuat motor lebih mudah dikendalikan. Pengendara juga harus menghindari gerakan secara mendadak yang mungkin bisa mengganggu keseimbangan ketika berada di tengah tikungan.

4. Gunakan rem secara halus dan terkontrol

ilustrasi mengendarai motor (unsplash.com/Alexey Malakhov)

Menggunakan rem secara halus merupakan keterampilan penting ketika berkendara di tikungan yang tajam. Pengendara harus menghindari kebiasaan mengerem secara mendadak karena bisa menyebabkan roda terkunci dan membuat motor tergelincir, terutama jika permukaan jalan tidak rata atau berpasir.

Pada saat berada di dalam tikungan dan perlu melakukan penyesuaian kecil, maka pengendara bisa menggunakan rem belakang secara ringan agar mengatur stabilitas motor. Rem belakang lebih aman digunakan dalam tikungan karena tidak mengganggu keseimbangan depan yang mengatur arah kemudi.

Menguasai teknik mengendarai motor di tikungan tajam merupakan salah satu keterampilan penting yang tidak boleh diabaikan oleh pengendara. Justru dengan memadukan beberapa hal di atas, maka bisa meminimalisir risiko kecelakaan secara signifikan. Praktik yang konsisten akan membuat pengendara semakin percaya diri ketika harus melewati tikungan yang sulit.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy