Melintasi permukaan jalan yang tertutup pasir merupakan tantangan besar bagi setiap pengendara motor, baik di area konstruksi maupun jalanan pinggir pantai. Karakteristik pasir yang tidak stabil membuat ban kehilangan traksi secara mendadak, sehingga sering kali memicu fenomena "geal-geol" atau goyangan liar pada setang dan roda belakang.
Kondisi ini memerlukan teknik berkendara yang berbeda dibandingkan saat melaju di atas aspal mulus. Tanpa pemahaman yang tepat mengenai distribusi bobot dan kontrol gas, risiko tergelincir atau terjatuh menjadi sangat tinggi karena ban cenderung tertimbun atau bergeser di atas butiran pasir yang lepas.
