Radiator merupakan komponen vital yang menentukan hidup atau matinya mesin sepeda motor dengan sistem pendingin cairan. Sebagai perangkat yang bertugas melepas panas, radiator bekerja dalam kondisi yang cukup ekstrem karena harus menghadapi tekanan tinggi dan paparan suhu panas yang berasal dari sirkulasi pembakaran mesin secara terus-menerus.
Kerusakan pada radiator sering kali tidak terjadi secara mendadak, melainkan akumulasi dari kelalaian perawatan dan faktor eksternal yang merusak integritas strukturnya. Memahami berbagai penyebab yang mempercepat kerusakan komponen ini sangat penting guna mencegah terjadinya kegagalan sistem pendinginan yang dapat berujung pada biaya perbaikan mesin yang sangat mahal.
