Berkendara sepeda motor menuntut konsentrasi tinggi dan kesadaran ruang yang luar biasa demi menjaga keselamatan di jalan raya. Salah satu ancaman paling nyata namun sering kali diabaikan oleh para pengendara adalah keberadaan blind spot atau titik buta, yaitu area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat melalui spion maupun pandangan mata secara langsung.
Ketidakmampuan melihat objek atau kendaraan lain yang berada di area tersembunyi ini sering menjadi pemicu utama kecelakaan saat berpindah jalur atau berbelok. Memahami posisi tepat di mana titik-titik kritis ini berada merupakan langkah awal yang sangat krusial bagi setiap pengendara untuk meminimalisir risiko benturan dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
