ilustrasi sumur minyak bumi (unsplash.com/Grant Durr)
Penggunaan barel sebagai satuan dalam industri minyak bisa ditelusuri dari praktik perdagangan minyak di Amerika Serikat abad ke-19. Saat minyak pertama kali ditemukan dan diekstraksi, belum ada standarisasi pengukuran produksinya. Waktu itu, pengangkutan minyak masih dalam tong atau barel, mulai dari tong kayu, tong bir hingga tong untuk menampung ikan.
Beberapa waktu berlalu, Worshipful Company of Coopers membuat tong kedap air yang bisa menampung sekitar 42 galon atau setara dengan 300 pon. Inovasi tersebut kemudian turut dipakai untuk mengangkut produksi minyak.
Standar tersebut lalu dipakai perusahaan minyak Standard Oil Company pada 1872. Mereka juga menambah inovasi dengan mewarnai barel tersebut dengan warna biru, sehingga memunculkan anggapan bahwa istilah bbl atau blue barrel muncul dari penggunaan warna biru. Sejak saat itu, standar 42 galon menjadi bagian penting dalam perkembangan industri perminyakan Amerika Serikat.
Seiring bergantinya zaman dan kemajuan teknologi, penggunaan barel dalam industri minyak tak lantas berubah. Sampai sekarang, produksi minyak mentah masih menggunakan satuan standar yang disebut barel.
Demikian tadi informasi untuk menjawab pertanyaan 1 barel berapa liter. Bagaimana menurutmu?
1 barel berapa liter? | Dalam standar internasional, 1 barrel setara dengan 158,987 liter (dibulatkan menjadi 159 liter). |
Apa yang dimaksud barel? | Barel adalah satuan volume yang umum digunakan dalam industri minyak dan gas (migas). Satuan ini dipakai untuk mengukur jumlah minyak mentah maupun produk turunan yang dihasilkan dan diperdagangkan. |
1 barel itu berapa? | 1 barel sama dengan 42 galon AS dan setara juga dengan 159 liter. |
Kenapa satuan minyak dunia pakai barel? | Berawal dari penggunaan di Amerika Serikat, pemakaian satuan ini terus berlanjut sampai sekarang. |