Jakarta, IDN Times - Kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sering kali terdengar seperti isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, keputusan yang diumumkan Bank Indonesia ini bisa berdampak langsung ke isi dompet masyarakat, biaya cicilan, sampai kondisi dunia kerja.
BI Rate sendiri adalah suku bunga acuan yang digunakan bank sentral untuk menjaga inflasi dan stabilitas ekonomi. Ketika inflasi dianggap terlalu tinggi atau nilai tukar rupiah melemah, BI biasanya menaikkan suku bunga agar peredaran uang di masyarakat tidak terlalu besar.
Lalu, apa saja dampaknya buat masyarakat dan pelaku usaha? Ternyata pengaruhnya banyak sekali yang terasa dalam kehidupan sehari-hari mulai dari jumlah cicilan kredit hingga peluang kerja. Berikut penjelasannya dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.
