Jakarta, IDN Times – Perusahaan antariksa SpaceX resmi mengajukan rencana penawaran umum perdana (IPO) di pasar saham Amerika Serikat (AS) pada Rabu (20/5/2026). Langkah ini diperkirakan menjadi salah satu IPO terbesar dalam sejarah Wall Street dan berpotensi mengerek kekayaan bersih Elon Musk yang menurut laporan Forbes mencapai 807 miliar dolar AS (setara Rp14.256 triliun).
Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan perusahaan, SpaceX berencana mencatatkan saham di bursa Nasdaq dengan kode SPCX paling cepat bulan depan, sekitar 12 Juni 2026. Melalui aksi korporasi tersebut, perusahaan membidik pendanaan baru hingga 80 miliar dolar AS (setara Rp1.413 triliun).
Dokumen terbaru itu juga memperlihatkan valuasi SpaceX yang kini menaungi perusahaan kecerdasan buatan (AI) xAI dan platform media sosial X berada di kisaran 1,25 triliun hingga 1,75 triliun dolar AS (setara Rp22.087 triliun hingga Rp30.922 triliun). Kepemilikan saham mayoritas Musk di SpaceX membuat nilai kekayaannya ikut terdorong seiring rencana IPO tersebut.
