Belakangan, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa kembali memanas. Kali ini, penyebabnya berkaitan dengan konflik atas Greenland. Presiden Donald Trump sempat mengancam bakal memberlakukan tarif dagang baru untuk delapan negara Eropa yang menentang AS dalam pencaplokan wilayah yang dikelola Denmark tersebut.
Amerika Serikat awalnya akan memberlakukan tarif sebesar 10 persen per 1 Februari 2026. Kemudian, tarif tersebut naik menjadi 25 persen pada 1 Juni 2026. Trump menambahkan, tarif baru itu bakal dikenakan di atas tarif impor AS yang telah berlaku sebelumnya terhadap produk-produk dari negara-negara terkait.
Menyikapi ancaman tak main-main dari Trump, Uni Eropa mulai mempertimbangkan sejumlah skenario balasan. Di antaranya yang muncul berupa penerapan trade bazooka. Lantas, apa itu trade bazooka? Simak ulasannya berikut ini.
