Jakarta, IDN Times - Pemerintah diminta melakukan realokasi serta prioritas ulang anggaran program untuk menjaga kesehatan fiskal di tengah potensi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat kenaikan harga minyak dunia dan meningkatnya tensi geopolitik yang berdampak pada perekonomian domestik.
Policy and Program Director Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah mengatakan, pelebaran defisit kemungkinan sulit dihindari. Namun, menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan secara hati-hati dengan meninjau kembali seluruh pos anggaran pemerintah.
“Kalau defisit harus melebar, itu harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pemerintah perlu meninjau kembali semua anggaran, melakukan efisiensi secara maksimal, serta memprioritaskan program yang benar-benar mendesak,” ujar Piter di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
