Jakarta, IDN Times – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menilai beragam stimulus yang digelontorkan pemerintah pada kuartal IV-2025 masih bersifat sporadis atau sementara, sehingga belum mampu memberikan dampak jangka panjang. Ia mencontohkan stimulus diskon tarif transportasi pada periode Nataru, yang menurutnya hanya akan berdampak pada momen tersebut.
Meski demikian, Alphonzus mengapresiasi langkah pemerintah yang memberikan stimulus pada pengujung tahun, ketika mobilitas dan konsumsi masyarakat biasanya meningkat.
“Diskon transportasi bermanfaat, tetapi bersifat sesaat. Kami melihat program ini lebih sporadis dan bukan program yang berkelanjutan, sehingga belum dapat menyelesaikan permasalahan secara jangka panjang,” ujar Alphonzus saat konferensi pers program Belanja di Indonesia Aja (BINA)–Indonesia Great Sale 2025 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (21/11/2025).
