Ilustrasi terminal peti kemas. (Dok. IPC TPK)
Dari sisi makro, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai ekspor Indonesia sepanjang 2025 mencapai 282,91 miliar dolar AS atau tumbuh 6,15 persen yoy. Ekspor nonmigas masih menjadi penopang utama, khususnya industri pengolahan yang berkontribusi US$ 227,1 miliar atau naik 14,47 persen yoy. Sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 21,01 persen menjadi 6,88 miliar dolar AS, sedangkan sektor pertambangan dan lainnya mengalami kontraksi 23 persen menjadi 35,86 miliar dolar AS.
Sejalan dengan fokus transformasi dan integrasi ekosistem kepelabuhanan di lingkungan PT Pelindo Terminal Petikemas, IPC TPK menegaskan komitmennya memperkuat operational excellence, mendorong digitalisasi layanan, serta meningkatkan customer experience guna mengantisipasi potensi kenaikan arus perdagangan ke depan.
"IPC TPK terus berupaya menjaga momentum tersebut di awal 2026. Kami fokus memastikan layanan terminal siap memfasilitasi kenaikan volume perdagangan, memperkuat kolaborasi dengan stakeholder, serta mendukung integrasi layanan kepelabuhanan nasional demi menjaga efisiensi rantai pasok,” ucap Pramestie.