Jakarta, IDN Times - Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Danantara tengah melakukan pembenahan besar-besaran terhadap tata kelola dan transparansi laporan keuangan BUMN.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan dalam proses perbaikan laporan keuangan BUMN, terjadi impairment atau penurunan nilai aset hingga Rp100 triliun.
“Anda bisa bayangkan pada tahun ini saja impairment hampir Rp100 triliun akibat kesalahan tata kelola," kata Dony dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (21/5/2026).
