Dari dalam negeri, Ibrahim mengatakan pelaku pasar optimis pemerintah akan berhasil mendapatkan dana segar dari Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II. Ini sudah mulai dijalankan sejak awal tahun ini.
“Setelah berlaku, ternyata banyak wajib pajak yang langsung memanfaatkan program ini. Terbukti, baru hari ke lima berjalan sudah ada lebih dari 1.000 wajib pajak yang mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi selama ini,” kata Ibrahim.
Ibrahim mengatakan meski dalam perdagangan sore ini rupiah ditutup menguat 51 poin, pada satu titik rupiah sempat menguat 55 poin. Untuk perdagangan besok, ia menyebut mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, namun ditutup menguat di rentang Rp14.270-Rp14.350.