Selain itu, menurut Ariston, sentimen pasar terhadap aset berisiko juga terlihat negatif. Indeks saham Asia dibuka negatif. Bitcoin juga bergerak menurun, sudah bergerak di bawah 30 ribu dolar AS.
Ariston juga mengatakan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan inflasi global bakal menekan pertumbuhan ekonomi, dan juga menjadi pemicu sentimen negatif pasar terhadap aset berisiko. “Perekonomian Indonesia juga akan mendapatkan dampak negatif karena harga-harga pangan dan komoditi yang terus naik,” jelasnya.
Ariston mengatakan potensi pelemahan rupiah ke arah Rp14.650, dengan support di kisaran Rp14.550.