Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BCA Bidik Bagi Dividen Interim Setiap Kuartal pada 2026
ilustrasi gedung BCA (unsplash.com/Hendra Jn)
  • BCA berencana membagikan dividen interim tiga kali setahun mulai 2026, sebagai langkah baru untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham ritel dan memperkuat arus kas mereka.
  • Laba bersih BCA tahun buku 2025 mencapai Rp57,5 triliun dengan dividen tunai Rp336 per saham, sementara total dividen final yang dibagikan senilai Rp41,3 triliun atau DPR 72 persen.
  • RUPST juga menetapkan susunan baru Dewan Komisaris dan Direksi BCA serta menyampaikan apresiasi kepada anggota yang masa jabatannya telah berakhir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Central Asia Tbk (BCA atau “Perseroan”) berencana membagikan dividen interim sebanyak 3 kali pada tahun 2026. Rencana tersebut sejalan dengan komitmen BCA untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, utamanya pemegang saham ritel.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengungkapkan pembagian dividen interim yang akan dilakukan lebih dari sekali dalam setahun ini merupakan terobosan baru bagi perseroan. Rencananya, pembagian dividen interim ini akan dilakukan setiap kuartal.

“Pembagian dividen interim setiap kuartal ini diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham yang selama ini senantiasa bersama kami. Perseroan memastikan rencana ini juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan dan telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris,” ujar Hendra Lembong dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).

1. Laba bersih 2025 capai Rp57,5 triliun

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Mathieu Stern)

Ia menjelaskan salah satu keputusan yang diambil dalam RUPST tersebut berkaitan dengan penggunaan laba bersih Perseroan pada tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp57,5 triliun.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui penggunaan sebagian laba bersih tersebut untuk dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham.

2. BCA sudah bagikan dividen Rp41,3 triliun di tahun lalu

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)

Di sisi lain, BCA juga telah memberikan dividen final berdasarkan tahun buku 2025 yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Untuk tahun buku 2025, BCA membagikan total dividen final senilai Rp41,3 triliun, dengan Dividend Payout Ratio (DPR) mencapai 72 persen, atau meningkat dari DPR tahun buku 2024 sekitar 67,4 persen.

“Kami mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan dari segenap pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026,” ucap Hendra Lembong

3. Susunan dewan komisaris dan dewan direksi

ilustrasi gedung BCA (unsplash.com/Hendra Jn)

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui penegasan berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan yang berakhir pada saat penutupan RUPST.

Selain itu, pemegang saham menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Cyrillus Harinowo selaku Komisaris Independen dan Rudy Susanto selaku Direktur Perseroan atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatan mereka.

Susunan Dewan Komisaris

Berikut susunan Dewan Komisaris Bank Central Asia hasil RUPST:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Jahja Setiaatmadja

  • Komisaris: Tonny Kusnadi

  • Komisaris Independen: Raden Pardede

  • Komisaris Independen : Sumantri Slamet

Dewan Direksi

  • Presiden Direktur: Hendra Lembong

  • Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono

  • Wakil Presiden Direktur: John Kosasih

  • Direktur: Subur Tan

  • Direktur: Lianawaty Suwono

  • Direktur: Santoso

  • Direktur: Vera Eve Lim

  • Direktur: Haryanto Tiara Budiman

  • Direktur: Frengky Chandra Kusuma

  • Direktur: Antonius Widodo Mulyono

  • Direktur: Hendra Tanumihardja

  • Direktur: David Formula.

Editorial Team