Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan kebijakan Full Call Auction (FCA) akan mengalami evaluasi besar-besaran sebagai bagian dari agenda reformasi pasar modal 2026.
Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan, seluruh ketentuan terkait FCA tengah dikaji ulang untuk menentukan relevansinya di tengah peningkatan transparansi dan perubahan struktur pasar. Adapun evaluasi FCA dilakukan sejalan dengan kebijakan rutin bursa.
“Sesuai seluruh kebijakan, kami melakukan review secara periodik. FCA juga termasuk yang kami review. Kami melihat ada ruang untuk penyempurnaan atau perbaikan,” kata Jeffrey usai konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
