Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah (IDN Times/Pitoko)

Intinya sih...

  • Tol diharapkan rampung pada 2026, dengan rencana pembangunan ruas utama di JTTS.

  • Progres konstruksi Tol Palembang-Betung mencapai 70,75%, diharapkan difungsionalkan pada 2026.

  • Pembangunan ruas tol Palembang-Betung diharapkan dapat mengurai kemacetan lintas timur Palembang-Jambi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Hutama Karya (Persero) atau HK memastikan belum akan melakukan divestasi proyek jalan tol pada 2026 mendatang. Alih-alih divestasi, Hutama Karya justru fokus menambah ruas tol di Jaringan Tol Trans Sumatra (JTTS).

Hal itu disampaikan langsung oleh Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah dalam media gathering di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

"Terkait divestasi tol, saat ini Hutama Karya belum merencanakan kembali untuk divestasi. Kemudian terkait dengan forecasting infrastruktur 2026 saat ini masih ada ruas JTTS tahap dua yang masih dalam proses pembangunan, seperti kita berusaha untuk merampungkan Palembang nyambung sampai Jambi," tutur Mardiansyah.

1. Tol yang sedang dibangun diharapkan rampung pada 2026

Pembangunan Tol Palembang-Betung seksi 1 yang melintasi Sungai Musi. (Dok. Hutama Karya)

Lebih lanjut Mardiansyah menjelaskan, pihaknya juga merencanakan pembangunan beberapa ruas utama di JTTS.

Adapun untuk ruas tol yang tengah dalam tahap pembangunan, Hutama Karya menargetkan bisa rampung pada 2026 atau 2027.

"Untuk yang ruas-ruas yang belum terbangun mungkin diupayakan perencanaan itu bisa selesai di tahun 2026. Untuk datanya nanti bisa kami sampaikan secara detail apa saja," kata Mardiansyah.

2. Progres pembangunan ruas Tol Palembang-Betung

Pembangunan Tol Palembang-Betung seksi 1 yang melintasi Sungai Musi. (Dok. Hutama Karya)

Sementara itu, progres konstruksi pembangunan Tol Palembang–Betung menunjukkan peningkatan yang signifikan hingga akhir September 2025. Jalan tol dengan panjang total 69,19 kilometer yang terdiri atas tiga seksi utama ini diharapkan bisa difungsionalkan pada 2026.

Mengutip keterangan resmi Hutama Karya, pembangunan seksi 1 Kramasan – Rengas dan seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 54,5 kilometer telah mencapai 83,69 persen. Sementara konstruksi seksi 3 Pangkalan Balai – Betung telah mencapai 27,03 persen sehingga secara keseluruhan progres konstruksi ruas Tol Palembang-Betung mencapai 70,75 persen.

3. Mengurai kemacetan lintas timur Palembang-Jambi

Salah satu ruas Tol Palembang-Betung. (Dok. Hutama Karya)

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar menyampaikan, efek dari pembangunan ruas tol Palembang-Betung nantinya dapat memperlancar mobilitas logistik antarprovinsi yang ikut berimbas juga dengan ketersediaan dan kecukupan logistik yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

Menurutnya, ruas ini dapat mengurai kemacetan jalan nasional lintas timur Palembang-Jambi terutama saat arus mudik dan balik pada libur lebaran dan Nataru.

"Kehadiran junction ini diharapkan mampu menekan kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan, karena junction Palembang inilah yang menjadi simpul strategis dalam jaringan tol yang akan mengatur arus kendaraan yang mana junction ini berada di wilayah Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir," tutur Panca.

Editorial Team