Jakarta, IDN Times - Pemerintah mengungkapkan telah menyiapkan serangkaian kebijakan efisiensi guna meminimalisir risiko dan dampak kenaikan harga minyak dunia imbas penutupan Selat Hormuz. Salah satunya adalah dengan menerapkan Work From Home Satu Hari (WFH-1) usai Lebaran ini.
Kebijakan itu membuat para aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta bisa mengambil waktu WFH satu hari dalam seminggu hari kerja. Adapun tujuannya adalah untuk memangkas membengkaknya subsisi Bahan Bakar Minyak (BBM) karena kenaikan harga minyak dunia.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa pun memprediksi jika WFH-1 efektif diterapkan bagi seluruh ASN dan pekerja swasta secara konsekuen, maka penghematan konsumsi BBM bisa mencapai 20 persen.
“Masalahnya, tidak mudah mengerahkan seluruh ASN dan pekerja swasta untuk memberlakukan WFH-1 secara konsekuen, karena menyangkut perubahan perilaku kerja,” ujar Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (22/3/2026).
