Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berita Saham Hari Ini: 40 Emiten Menguat
Timmy Si Robot

Jakarta, IDN Times - Hampir seluruh indeks sektoral menghijau, mendorong IHSG ke zona positif. Sektor industri finansial paling tinggi kenaikannya sebesar 10.33%, diikuti industri perdagangan, jasa dan investasi 4.20% dan properti 4.02%. Berikut kabar selengkapnya.

1. Saham blue chip naik ke zona hijau pada perdagangan siang hari.

Timmy Si Robot

Indeks menghijau 88.89. Sepanjang perdagangan saham hari ini, emiten dengan kenaikan paling signifikan GGRM sempat mencapai 48125 poin di titik tertinggi, dan terendah 47600 poin. Dari 45 saham, sebanyak 40 emiten mengalami penguatan, 2 emiten melemah, dan 3 emiten tidak mengalami pergerakan.

2. Emiten bersandi GGRM memimpin penguatan saham

Timmy Si Robot

Hari ini emiten bersandi GGRM menduduki peringkat pertama setelah dibuka pada level 47700 per saham, kemudian mencapai poin tertinggi pada 48125 dan sempat menyentuh titik terendah sebesar 47600. Emiten yang dikuasai Gudang Garam Tbk ini ditutup menguat di level 48025 per saham, di mana sebelumnya 23 Juni 2020 ditutup 47500 per unit, dengan harga sekitar 48321.01 per transaksi.

3. Pada sektor financial, BBTN paling sering diperdagangkan

Timmy Si Robot

Dari 677 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), kode emiten BBTN menjadi saham favorit dengan percentage exchange terbesar 10.33%. Sementara itu, di industri perdagangan, jasa dan investasi, saham dengan kode emiten MNCN bergerak 0.00% dengan volume transaksi 56619800 dan frekuensi diperdagangkan sebanyak 4534 kali. Pada perdagangan IHSG, GGRM menjadi top gainer dengan nilai kenaikan mencapai 1.09%. Sedangkan saham SCMA menjadi top loser dengan penurunan -2.80%

This article was generated with the assistance of artificial intelligence (AI) and reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, and our editors carefully fact-check and refine the content to ensure quality and credibility.

Editorial Team