Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berita Saham Hari Ini: 42 Emiten Menguat
Timmy Si Robot

Jakarta, IDN Times - Hampir seluruh indeks sektoral menghijau, mendorong IHSG ke zona positif. Sektor industri perdagangan, jasa dan investasi paling tinggi kenaikannya sebesar 2.40%, diikuti industri pertambangan 2.06% dan dasar dan kimia 2.04%. Berikut kabar selengkapnya.

1. Saham blue chip naik ke zona hijau pada perdagangan pagi hari.

Timmy Si Robot

Indeks menghijau 93.33. Sepanjang perdagangan saham hari ini, emiten dengan kenaikan paling signifikan INDF sempat mencapai 6600 poin di titik tertinggi, dan terendah 6500 poin. Dari 45 saham, sebanyak 42 emiten mengalami penguatan, 2 emiten melemah, dan 1 emiten tidak mengalami pergerakan.

2. Emiten bersandi INDF memimpin penguatan saham

Timmy Si Robot

Hari ini emiten bersandi INDF menduduki peringkat pertama setelah dibuka pada level 6600 per saham, kemudian mencapai poin tertinggi pada 6600 dan sempat menyentuh titik terendah sebesar 6500. Emiten yang dikuasai Indofood Sukses Makmur Tbk ini ditutup menguat di level 6600 per saham, di mana sebelumnya 07 Mei 2020 ditutup 6500 per unit, dengan harga sekitar 6582.82 per transaksi.

3. Pada sektor financial, BBRI paling sering diperdagangkan

Timmy Si Robot

Dari 677 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), kode emiten BBRI menjadi saham favorit dengan percentage exchange terbesar 0.38%. Sementara itu, di industri perdagangan, jasa dan investasi, saham dengan kode emiten MNCN bergerak 0.58% dengan volume transaksi 174800 dan frekuensi diperdagangkan sebanyak 29 kali. Pada perdagangan IHSG, INDF menjadi top gainer dengan nilai kenaikan mencapai 1.52%. Sedangkan saham BBCA menjadi top loser dengan penurunan -0.94%

This article was generated with the assistance of artificial intelligence (AI) and reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, and our editors carefully fact-check and refine the content to ensure quality and credibility.

Editorial Team