Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) melaporkan kredit perbankan yang belum dicairkan (undisbursed loan) masih cukup besar pada Desember 2025 yang mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22,12 persen dari plafon kredit tersedia. Angka tersebut mengalami penurunan tipis dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.509,4 triliun atau 23,18 persen dari plafon kredit tersedia.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan, dari sisi permintaan kredit, pelaku usaha perlu terus didorong untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan).
“Undisbursed loan masih tercatat cukup besar pada Desember 2025, yaitu mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22,12 persen dari plafon kredit yang tersedia,” ujar Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (21/1/2026).
