Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global bakal lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini bakal lebih rendah menjadi 2,9 persen dari proyeksi sebelumnya 3,5 persen.
Pertumbuhan ekonomi global lebih lambat terjadi karena pertumbuhan ekonomi di berbagai negara yang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.
"Pertumbuhan ekonomi berbagai negara seperti Eropa, AS, Jepang, Tiongkok, dan India diperkirakan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya, disertai dengan kekhawatiran resesi di AS. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2022 diperkirakan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 3,5 persen menjadi 2,9 persen," ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/7/2022).
