Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Business Hack: Cara Bikin Menu F&B Kelihatan Premium
ilustrasi membeli kopi (pexels.com/Rachel Claire)
  • Artikel membahas strategi membuat menu F&B terlihat premium tanpa biaya besar, dengan fokus pada visual, psikologi harga, dan pemilihan kata yang tepat.
  • Ditekankan pentingnya nama menu deskriptif, desain rapi dengan tipografi elegan, serta penggunaan foto berlighting baik untuk menciptakan kesan eksklusif.
  • Strategi harga cerdas dan jumlah pilihan menu yang terbatas membantu meningkatkan persepsi kualitas sekaligus efisiensi operasional bisnis kuliner.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Punya menu enak saja belum cukup. Di bisnis F&B, tampilan menu bisa menentukan apakah pelanggan merasa sedang membeli makanan biasa atau pengalaman premium. Kabar baiknya, kesan mahal tidak selalu butuh modal besar.

Kadang yang dibutuhkan hanya strategi visual, psikologi harga, dan pemilihan kata yang tepat. Berikut beberapa hack yang bisa langsung kamu terapkan, bahkan untuk konsep tempat makan sederhana sekalipun.

1. Gunakan nama menu yang lebih deskriptif

ilustrasi membeli makanan (pexels.com/Jonathan Cooper)

Nama menu sangat memengaruhi persepsi. “Mie Goreng Pedas” terdengar biasa, tapi “Spicy Garlic Noodle dengan Chili Oil Homemade” terasa lebih eksklusif. Tambahan deskripsi singkat membuat menu tampak lebih bernilai.

Namun, jangan berlebihan atau terlalu panjang. Fokus pada bahan unggulan, teknik masak, atau keunikan saus. Kata seperti homemade, signature, slow-cooked, atau special blend bisa meningkatkan persepsi kualitas secara instan.

2. Mainkan desain dan tipografi

ilustrasi membeli kopi (pedes.com/RDNE Stock project)

Desain menu yang rapi langsung memberi kesan profesional. Gunakan maksimal dua jenis font agar tetap elegan dan mudah dibaca. Hindari terlalu banyak warna mencolok karena justru mengurangi kesan premium.

Ruang kosong atau white space juga penting. Jangan padatkan semua item dalam satu halaman tanpa jeda. Menu yang “bernapas” membuat setiap item terlihat lebih eksklusif dan terkurasi.

3. Atur strategi harga tanpa simbol berlebihan

ilustrasi bisnis coffe shop (pexels.com/monkeybusinessimage)

Angka harga bisa memengaruhi persepsi mahal atau tidak. Hindari penggunaan simbol “Rp” berulang kali karena itu mengingatkan pelanggan pada uang yang keluar. Cukup tulis angka seperti 28.000 tanpa simbol.

Kamu juga bisa menggunakan strategi anchor pricing. Misalnya, tampilkan satu menu dengan harga paling tinggi agar menu lain terlihat lebih masuk akal. Teknik ini sering dipakai restoran untuk mengarahkan pilihan pelanggan.

4. Gunakan foto dengan lighting yang tepat

ilustrasi bisnis daging (pexels.com/Garrison Gao)

Foto menentukan 70 persen kesan pertama. Gunakan pencahayaan natural atau konsep dark background agar makanan terlihat lebih dramatis. Hindari foto blur atau terlalu ramai karena membuat menu terlihat murah.

Jika budget terbatas, cukup foto beberapa menu unggulan saja. Sisanya bisa tanpa foto agar terlihat lebih eksklusif. Banyak restoran fine dining justru tidak menampilkan semua foto demi menjaga kesan premium.

5. Kurangi pilihan, tingkatkan persepsi kualitas

ilustrasi bisnis coffe shop (pexels.com/Pin Han Lim)

Terlalu banyak pilihan membuat menu terlihat seperti warung mass production. Sebaliknya, menu yang lebih ringkas memberi kesan selektif dan fokus pada kualitas. Pilih item terbaik dan tonjolkan sebagai signature.

Dengan pilihan yang lebih sedikit, pelanggan juga lebih cepat memutuskan. Ini bukan hanya soal branding, tapi juga efisiensi operasional. Menu yang terkurasi rapi sering kali terasa lebih mahal meskipun bahan dasarnya sederhana.

Membuat menu terlihat premium bukan berarti harus menaikkan harga drastis. Kesan mahal lahir dari detail kecil seperti kata, desain, pencahayaan, dan strategi penempatan harga. Persepsi adalah bagian besar dari pengalaman makan.

Kalau kamu sedang merintis usaha F&B seperti konsep mie dengan berbagai varian rasa, strategi ini bisa langsung diterapkan tanpa biaya besar. Premium itu bukan soal mahal, tapi soal bagaimana kamu membungkus nilai yang sudah kamu punya.

FAQ Menu F&B untuk Bisnis

Apa yang dimaksud dengan menu F&B?

Menu F&B (Food & Beverage) adalah daftar produk makanan dan minuman yang ditawarkan kepada pelanggan, lengkap dengan nama menu, deskripsi, harga, dan kadang informasi bahan atau nilai gizi.

Mengapa menu sangat penting bagi bisnis F&B?

Menu berfungsi sebagai alat penjualan utama. Menu yang jelas dan menarik dapat:Meningkatkan nilai transaksiMembantu pelanggan memilih lebih cepatMencerminkan konsep dan positioning brandMengontrol biaya bahan baku dan margin keuntungan

Bagaimana menentukan menu yang tepat untuk bisnis F&B?

Penentuan menu sebaiknya mempertimbangkan:Target pasarKonsep dan tema usahaKetersediaan bahan bakuKemampuan dapur dan SDMHarga jual dan margin keuntungan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team