Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BPS: 27 BUMN Rugi pada 2021, Bidang Transportasi Paling Merugi
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020) (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan ada 27 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merugi pada 2021, dalam publikasi Statistik Keuangan Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah 2021.

"Pada 2021, ada sebanyak 27 perusahaan BUMN yang mengalami kerugian," tulis BPS dalam laporannya, dikutip Sabtu (17/12/2022).

Pada 2021, BUMN di Indonesia berjumlah 95 perusahaan, dengan rincian 91 perusahaan di bawah Kementerian BUMN dan 4 perusahaan di bawah Kementerian Keuangan.

1. Kerugian dialami sektor transportasi hingga konstruksi

Livery masker pesawat Garuda Indonesia (Dok.Garuda Indonesia)

Kerugian dialami BUMN yang bergerak pada sektor transportasi dan pergudangan, serta sektor konstruksi.

"BUMN pada lapangan usaha transportasi dan pergudangan dan konstruksi mengalami kerugian, masing-masing sebesar Rp63,15 triliun dan Rp3,95 triliun," tulis BPS.

Kerugian terbesar dialami PT Garuda Indonesia Tbk yang mencapai Rp59,60 triliun pada 2021.

2. Ada 16 BUMN cetak laba bersih di atas Rp1 triliun

Gedung BRI (Dok. Bank BRI)

BPS menyampaikan terdapat 16 perusahaan yang memperoleh laba bersih di atas Rp1 triliun pada 2021. Tiga BUMN peraih laba terbesar pada 2021 berturut-turut yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Pertamina, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

Berdasarkan kategorinya, laba bersih terbesar masih diraih BUMN kategori jasa keuangan dan asuransi, dengan nilai laba yang dihasilkan Rp89,27 triliun .

"Kemudian untuk perusahaan yang mengalami keuntungan terkecil pada 2021, berada di lapangan usaha real estate dengan nilai keuntungan hanya Rp24 triliun," tulis BPS.

3. Total laba bersih BUMN Rp131,07 triliun pada 2021

ilustrasi laba bersih (IDN Times/Aditya Pratama)

BPS menyampaikan total laba bersih BUMN pada 2021 tercatat Rp131,07 triliun, meningkat signifikan sebesar Rp195,05 persen dibandingkan 2020 yang sebesar Rp44,42 triliun.

Peningkatan laba bersih perusahaan pelat merah terjadi seiring dengan semakin meredanya pandemik COVID-19.

Editorial Team