Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi cadangan devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi cadangan devisa (IDN Times/Arief Rahmat)

Intinya sih...

  • BSI mencatat pembelian emas melalui BYOND telah tembus 2,1 ton hingga akhir 2025.

  • Nasabah dapat berinvestasi emas dengan nominal Rp50.000, meningkatkan literasi keuangan syariah.

  • Layanan bulion BSI mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan berkontribusi dalam CSR.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat kinerja positif seiring perannya sebagai bank bulion nasional. Hingga akhir Desember 2025, total pembelian emas melalui aplikasi BYOND by BSI telah melampaui 2,1 ton sejak layanan tersebut pertama kali diluncurkan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pengembangan layanan bulion tidak hanya mendorong kinerja bisnis, tetapi juga memperluas basis nasabah secara inklusif. Saat ini, jumlah nasabah BSI telah menembus lebih dari 23 juta orang.

“Layanan bulion menjadi bagian dari komitmen BSI dalam mendemokratisasi investasi emas kepada seluruh lapisan masyarakat. Investasi dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi BYOND yang bisa diakses 24 jam,” ujar Anggoro.

1. Investasi emas BSI bisa dimulai dari Rp50 Ribu

ilustrasi bisnis emas BSI (dok. BSI)

Anggoro menjelaskan, investasi emas di BSI dirancang agar semakin terjangkau. Nasabah dapat mulai berinvestasi dengan nominal sekitar Rp50.000, sehingga akses terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai menjadi lebih luas.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam investasi yang aman dan berkelanjutan. Emas dipandang sebagai instrumen stabil, terutama di tengah dinamika ekonomi global.

Selain itu, layanan bulion BSI sejalan dengan mandat pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional melalui penguasaan rantai nilai dari hulu hingga hilir. Upaya ini ditujukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

2. BSI aktif dukung pemulihan pascabencana

Dummy logam mulia Antam di Layanan Konter Emas BSI (IDN Times/Umi Kalsum)

Dalam konteks tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR), BSI juga berkontribusi aktif dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, khususnya Aceh. Total bantuan yang disalurkan tercatat mencapai lebih dari 210 ton.

“BSI berkomitmen tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional,” ungkap Anggoro.

3. Cara membeli emas di aplikasi BYOND by BSI

Dummy logam mulia Antam di Layanan Konter Emas BSI (IDN Times/Umi Kalsum)

Cara Membeli Emas di Aplikasi BYOND by BSI:

  • Unduh dan Buka Aplikasi

Unduh aplikasi BYOND by BSI, lalu buka aplikasi tersebut.

  • Pilih Menu Investasi

Masuk ke menu Portofolio, kemudian pilih opsi E-mas atau Investasi.

  • Registrasi

Pilih menu Beli Emas dan ikuti proses pembukaan rekening dengan memindai KTP serta mengisi data yang diperlukan.

  • Lakukan Transaksi

Masukkan jumlah emas dalam gram atau nominal rupiah yang ingin dibeli.

  • Konfirmasi Pembelian

Masukkan PIN untuk konfirmasi. Setelah itu, transaksi pembelian emas berhasil dilakukan.

Editorial Team