Ilustrasi karyawan kantor (pexels.com/Mikhail Nilov)
Puasa bisa jadi momen tepat untuk mendengarkan masukan tim. Tanyakan apa yang bisa membuat ritme kerja lebih nyaman selama Ramadan. Karyawan yang dilibatkan merasa lebih dihargai dan dipercaya.
Rasa memiliki terhadap keputusan meningkatkan komitmen. Mereka bukan sekadar menjalankan perintah, tetapi menjadi bagian dari solusi. Ini membangun motivasi jangka panjang yang lebih stabil.
Meningkatkan semangat kerja saat puasa tidak selalu harus dimulai dari kenaikan gaji. Empati, fleksibilitas, apresiasi, dan komunikasi yang baik sering kali jauh lebih efektif. Motivasi bukan hanya soal angka di slip gaji, tapi soal rasa dihargai.
Dengan pendekatan yang tepat, Ramadan justru bisa menjadi momen memperkuat budaya kerja. Tim yang merasa dipahami akan tetap produktif meski sedang berpuasa. Dan itu adalah investasi jangka panjang yang nilainya tidak bisa diukur hanya dengan uang.