Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cegah Virus Corona, Luhut Mau Bikin Karantina 14 Hari Bagi Turis Asing
Perawat berjalan di kamar karantina untuk pasien virus korona baru berlokasi di gedung A2 milik Shanghai Public Clinical Center. (ANTARA FOTO/Noel Celis/Pool via REUTERS)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan rencana karantina 14 hari bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya penyebaran virus corona atau COVID-19.

"Dari negara-negara yang kita duga banyak kemungkinan virus corona kami mau bikin karantina 14 hari. Seperti yang dilakukan Singapura dan Korea," kata Luhut melalui video konferensi pers, Senin (16/3) malam.

1. Belum ada rencana lockdown

Ilustrasi belajar (IDN Times/Arief Rahmat)

Luhut kembali menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki rencana lockdown sebagai upaya penyebaran virus corona. "Lockdown belum kita pikirkan," katanya.

Alasannya, kata Luhut, tiap negara punya masalahnya masig-masing.

"Karena tiap negara punya masalah sendiri-sendiri. Kita masih pada posisi mana yang bisa kota kontrol seperti belajar dari sekolah, ini teleconference tidak ketemu banyak (orang) lagi, pengurangan itu bagus," ujar Luhut.

2. Luhut sarankan masyarakat jaga jarak interaksi

IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Selain itu, eks Duta Besar Indonesia untuk Singapura ini menilai menjaga jarak interaksi atau social distancing dinilai lebih tepat daripada lockdown.

Luhut bahkan mengaku sudah melakukan 4 kali rapat melalui teleconference pada Senin kemarin.

"Tinggal kita belajar ke depan agar ada pertemuan seperti ini lebih efisien, tidak perlu traveling, apalagi makin bagus teknologinya," katanya.

3. Negara lain yang sudah lockdown dan imbauan Presiden

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Sebelumnya negara seperti Malaysia, Tiongkok, Italia, Denmark, Irlandia, Spanyol, Prancis telah mengambil kebijakan ini sebagai upaya meminimalisir penyebaran virus corona.

Namun Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah hingga kini belum menetapkan kebijakan lockdown. Ia juga meminta pengambilan keputusan pemerintah daerah harus melalui persetujuan pemerintah pusat.

"Semua kebijakan, baik pemerintah pusat maupun daerah akan dan harus ditelaah secara mendalam, agar efektif menyelesaikan masalah dan tidak memperburuk keadaan," kata dia.

Editorial Team