Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fadli Rahman dalam acara SAT 2026.
Fadli Rahman dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Intinya sih...

  • Indonesia ingin mencontoh langkah China dalam menangani persoalan sampah melalui pembangunan fasilitas pengolahan berskala besar.

  • China telah membangun lebih dari 1.000 fasilitas pengolahan sampah berbasis insinerasi, sementara Jepang juga telah membangun ratusan fasilitas serupa.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Director Investments Danantara Investment Management (DIM), Fadli Rahman, mengatakan, Indonesia ingin mencontoh langkah China dalam menangani persoalan sampah melalui pembangunan fasilitas pengolahan berskala besar.

Hal itu disampaikan Fadli dalam Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan di IDN HQ, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

"Di China itu sekarang kekurangan sampah. Padahal, 20 tahun yang lalu kondisi mereka tuh sama kayak kita. Kelebihan sampah, sampahnya bertebaran di mana-mana, tapi karena mereka membangun insinerasi dalam jumlah yang masif, yang mencapai ribuan, akhirnya mereka sekarang kekurangan sampah dan menjadi kota-kota yang bersih. Apa kita gak mau ke arah sana? Gitu," kata dia.

Dia mengatakan, terdapat beberapa teknologi pengolahan sampah yang umum digunakan, seperti gasifikasi, insinerasi, dan teknologi lainnya. Namun, teknologi yang akan digunakan di Indonesia adalah insinerasi bersih atau clean incineration, yang saat ini digunakan sekitar 80-90 persen di berbagai negara di dunia.

Fadli mengatakan, China telah membangun lebih dari 1.000 fasilitas pengolahan sampah berbasis insinerasi. Sementara itu, Jepang juga telah membangun ratusan fasilitas serupa yang jumlahnya hampir mencapai 1.000 unit.

Teknologi lainnya, kata dia, meliputi RDF, gasifikasi, dan metode lain yang sebelumnya juga telah diterapkan di Indonesia. Tapi, arah kebijakan pengelolaan sampah yang ditempuh Indonesia sejalan dengan langkah yang telah dilakukan oleh banyak negara lain, yakni menggunakan teknologi insinerasi.

"Kita bergerak ke arah yang negara-negara lain sudah bergerak," kata Fadli.

IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".

Editorial Team